Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 03:46 WIB

PT MNC Vision Networks Akuisisi 60% Saham K-Vision

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 16 Juli 2019 | 16:53 WIB
PT MNC Vision Networks Akuisisi 60% Saham K-Vision
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) telah menandatangani perjanjian kerjasama eksklusif dengan K-Vision untuk akuisisi saham mayoritas K-Vision sebesar 60%.

Akuisisi ini diharapkan akan semakin meningkatkan pelayanan serta melengkapi penawaran paket Pay TV Perseroan kepada pelanggan, yang juga sekaligus memperkuat strategi Perseroan untuk membuka peluang baru dalam menangkap berbagai segmen pasar menengah ke bawah.

Ade Tjendra, Direktur Utama IPTV mengatakan yakin dapat memperluas jangkauan melalui akuisisi K-Vision.

"Atas akuisisi ini, perseroan yakin dapat semakin memaksimalkan sumber daya yang dimiliki untuk terus meningkatkan performansi bisnis IPTV di Indonesia. Tak hanya itu, Perseroan saat ini juga dapat menangkap semua segmen pasar TV-Berbayar di Indonesia," kata Ade dalam siaran persnya, Selasa (16/7/2019).

"Sejalan dengan kualitas seluruh layanan Perseroan yang terus meningkat, kesepakatan dengan K-Vision ini akan semakin memperkuat posisi sebagai Perusahaan terdepan dalam industri Pay TV di Indonesia," tambah Ade.

Namun sayangnya Ade tak menjelaskan berapa kocek yang harus dikeluarkan IPTV ini untuk mengambil mayoritas saham K-Vision.

K-Vision merupakan Pay TV pra-bayar terbesar di Indonesia yang melayani segmen pasar menengah ke bawah yang membutuhkan kualitas lebih baik dengan beragam pilihan saluran Free to Air (FTA Indonesia lokal dan internasional). K-Vision menawarkan paket TV-berbayar dengan harga terjangkau melalui voucher pra-bayar serta layanan siaran melalui satelit KU-band.

Setelah akuisisi ini, Perseroan menargetkan untuk mencapai
200.000 pelanggan baru per bulan.
Pada 8 Juli 2019, PT MNC Vision Networks Tbk secara resmi telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Penawaran umum perdana Perseroan ditetapkan sebesar Rp240 per saham, mewakili 3.522.000.000 saham baru atau 10% dari modal yang dikeluarkan dan disetor Perseroan setelah penawaran umum perdana, dengan valuasi Perseroan pasca penawaran umum sebesar Rp8.450 miliar.

Setiap saham berhak atas satu waran untuk membeli satu lembar saham Perseroan dengan harga Rp288. Pasca IPO, MNC Group masih mempertahankan 90% saham pengendali di IPTV, sebelum pelaksanaan waran. Dengan asumsi semua waran dilaksanakan, MNC Group akan mengendalikan 80% dari Perseroan.

PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) (dahulu bernama PT Sky Vision Networks) didirikan pada tanggal 27 Desember 2006 dengan nama PT Sumber Primautama.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham MNC Vision Networks Tbk, yaitu: Global Mediacom Tbk (BMTR) (69,44%), PT MNC Asset Management (7,54%) dan PT MNC Media Investasi (7,41%). Saham publik sebesar 10%.

Ruang lingkup kegiatan IPTV adalah bergerak dalam bidang perdagangan, pembangunan, perindustrian, pertanian, pengangkutan, percetakan, multimedia melalui perangkat satelit dan perangkat telekomunikasi, jasa dan investasi.

Saat ini, IPTV merupakan perusahaan induk yang memiliki dan mengelola Entitas Anak yang bergerak dalam bidang TV berbayar, fixed broadband/IPTV, layanan siaran digital (streaming). PT MNC Vision Networks memiliki 4 Perusahaan Anak dengan kepemilikan langsung yaitu MNC Sky Vision Tbk (MSKY), PT MNC Kabel Mediacom (MNC Play), PT MNC OTT Network (MNC Now), dan PT Nusantara Vision (NV / Oke Vision).

Pada tanggal 27 Juni 2019, IPTV memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham IPTV (IPO) kepada masyarakat sebanyak 3.522.000.000 saham. Untuk nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp240 per saham.

Penawaran ini disertai dengan Waran Seri I sebanyak 3.522.000.000 dengan harga pelaksanaan Rp288 per saham. Saham dan waran tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 08 Juli 2019. [hid]

Komentar

Embed Widget
x