Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 03:09 WIB

Inilah Cara PT Lippo Lanjutkan Proyek Meikarta

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 16 Juli 2019 | 12:03 WIB
Inilah Cara PT Lippo Lanjutkan Proyek Meikarta
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berhasil menghimpun dana sebesar Rp11,2 triliun dari penawaran umum terbatas. Dana tersebut untuk membayar utang dan melanjutkan proyek Meikarta.

Dana tersebut merupakan hasil partisipasi beberapa investor institusional global dalam PUT kali ini seperti George Raymond Zage III, CHow Tai Fook Nominee Limited, Gateway Partners. Mereka menginvestasikan dananya hingga US$230 juta di LPKR.

Saat ini keluarga Riady memiliki 48,7% saham perseroan melalui PT Inti Anugerah Pratama (IAP) dan perusahaan anak bertindak sebagai pembeli siaga. Serta elakukan penuh hanya sesuai dengan porsi kepemilikannya dalam perseroan. PT IAP sebelumnya memiliki saham perseroan 46,4%.

Sedangkan saham publik terdilusi dari 32,3% menjadi 24,1%. Sedangkan para penyuntik dana segar termasuk dalam investor utama memiliki 20,3%. Sedangkan perusahaan kelompok Lippo terdilusi menjadi 4% dari sebelumnya 12,5%. Untuk PT Metropolis Propertindo Utama terdilusi menjadi 2,9% dari 8,8%.

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) didirikan tanggal 15 Oktober 1990 dengan nama PT Tunggal Reksakencana.

Ruang lingkup kegiatan LPKR adalah dalam bidang real estat, pengembangan perkotaan (urban development), pembebasan/pembelian, pengolahan, pematangan, pengurugan dan penggalian tanah; membangun sarana dan prasarana/infrastruktur; merencanakan, membangun, menyewakan, menjual, dan mengusahakan gedung-gedung, perumahan, perkantoran, perindustrian, perhotelan, rumah sakit, pusat perbelanjaan, pusat sarana olah raga dan sarana penunjang.

Tetapi tidak terbatas pada lapangan golf, klub-klub, restoran, tempat-tempat hiburan lain, laboratorium medik, apotik beserta fasilitasnya baik secara langsung maupun melalui penyertaan (investasi) ataupun pelepasan (divestasi) modal; menyediakan pengelolaan kawasan siap bangun, membangun jaringan prasarana lingkungan dan pengelolaannya, membangun dan mengelola fasilitas umum, serta jasa akomodasi.

Kegiatan utama LPKR adalah bergerak dalam bidang Residential & Urban Development, Large Scale Integrated Development, Retail Malls, Healthcare, Hospitality and Infrastructure, dan Property and Portfolio Management.

Lippo Karawaci memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni Siloam International Hospitals Tbk (SILO) yang dimiliki secara tidak langsung melalui PT Megapratama Karya Persada. Selain itu, Lippo Karawaci Tbk menguasai secara tidak langsung 54,37% saham Lippo Cikarang Tbk (LPCK) dan; menguasai 4,92% secara langsung dan tidak langsung 52,36% saham Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD).

Komentar

Embed Widget
x