Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 03:30 WIB

PT Bank Mayapada Lepas 6,6% Saham Baru

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 15 Juli 2019 | 17:01 WIB
PT Bank Mayapada Lepas 6,6% Saham Baru
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) kembali melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Dalam aksi Penawaran Umum Terbatas (PUT) XII, emiten sektor keuangan ini akan melepas sebanyak 455.494.000 lembar saham baru atau 6,67% dari modal disetor.

Perseroan akan menggunakan dana hasil right issuetersebut untuk memperkuat struktur permodalan. Selanjutnya, sebagian dana akan digunakan untuk menopang pertumbuhan laju penyaluran kredit. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (15/7/2019).

Sebelumnya, dalam PUT IX yang digelar pada tahun 2018, perseroan meraup dana sebesar Rp910,916 miliar. Sedangkan total modal pada akhir kuartal I 2019 tercatat sebesar Rp10,67 triliun. Dengan rincian, modal Tier I sebesar Rp8,39 triliun dan Modal pelengkap sebesar Rp2,28 triliun.

Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) didirikan 07 September 1989 dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 16 Maret 1990. Bank Mayapada memiliki 36 kantor cabang, 77 kantor cabang pembantu, 7 kantor kas dan 85 kantor fungsional.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bank Mayapada Internasional Tbk, yaitu: PT Mayapada Karunia (pengendali) (26,42%), JPMCB Cathay Life Insurance Co LTD 2157804777 (40,00%), Galasco Investments Limited (10,00%), dan Unity Rise Limited (7,31%). Saham publik seri B sebesar 11,4% dan saham publik seri A sebesar 1,5%.

Bank Mayapada memperoleh izin usaha sebagai bank komersial dari Kementerian Keuangan pada tanggal 16 Maret 1990 dan memperoleh ijin kegiatan usaha sebagai bank devisa dari Bank Indonesia pada tanggal 3 Juni 1993.

Ruang lingkup kegiatan bisnis Bank Mayapada adalah menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan dan jasa keuangan lainnya.

Pada tanggal 07 Agustus 1997, MAYA memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham MAYA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 65.000.000 dengan nilai nominal Rp500 per saham dengan harga penawaran Rp800 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 29 Agustus 1997.

Saham MAYA sore ini berakhir di Rp7.000 per saham dari pembukaan di Rp6.600 per saham.

Komentar

Embed Widget
x