Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 19:48 WIB

PT Sentral Mitra Incar Pendapatan Rp118,05 Miliar

Oleh : M Fadil Djailani | Minggu, 14 Juli 2019 | 14:05 WIB
PT Sentral Mitra Incar Pendapatan Rp118,05 Miliar
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) menargetkan pendapatan sepanjang tahun 2019 sebesar Rp118,05 miliar.

Jika target itu tercapai maka pertumbuhan pendapatan emiten distributor alat cetak mencetak ini bakal mencapai sebesar 15% dibanding tahun 2018.

Direktur LUCK, Teddy Pohan yakin target tersebut dapat dicapai mengingat hingga kuartal I 2019 membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 21,34% dan kenaikan laba sebanyak 204% .

"Sedangkan di kuartal II, kita lihat hasilnya sejalan dengan target bahkan bisa melampaui, sehingga target 2019 bisa tercapai," kata Teddy dalam siaran perseroan, Minggu (14/7/2019).

Ia merinci, target pendapatan tersebut berasal dari lini usaha perdagangan sebesar Rp40,145 miliar, pendapatan kontrak sebesar Rp59,8 miliar dan sewa sebesar Rp18 miliar.

Untuk menopang rencana tersebut, jelas dia, perseroan melakukan ekspansi pembukaan kantor baru dengan dilengkapi layanan purna jual seperti di BSD, Karawang, Surabaya, Makassar, Batam, Tangerang dan Bali. "Target kami akan buka kantor cabang di 15 kota," kata dia.

Disamping itu, lanjut dia, perseroan melakukan investasi dalam pengembangan teknologi dengan meluncurkan perangkat lunak seperti perangkat lunak MPS (Managed Print Services) yang diberi nama BOOST, Sistem layanan mobile dan whare house berjalan dengan nama Mobilink serta end user bernama Whistle.

PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) bergerak dalam bidang bisnis solusi percetakan dan dokumen serta penjualan produk teknologi informasi. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada November 2008. Produk utama Perusahaan adalah alat elektronik perangkat lunak dan perangkat keras.

Para pemegang saham perseroan di atas 5% antara lain Caroline Himawan Hidajat sebesar 36,50%, Christine Herawati sebesar 18,25% dan Josephine Handayani Hidajat sebesar 18,25%. Sementara saham publik sebesar 27%. [hid]

Komentar

Embed Widget
x