Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 02:51 WIB

BEI Tunggu Laporan Keuangan PT Garuda Sesuai Fakta

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 9 Juli 2019 | 12:17 WIB
BEI Tunggu Laporan Keuangan PT Garuda Sesuai Fakta
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia

INILAHCOM, Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) diminta untuk kembali menyajikan laporan keuangan tahun buku 2018 dan kuartal I 2019 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Permintaan ini lantaran perusahaan penerbangan milik negara ini tak sesuai faktual dalam menyajikan laporan keuangannya. Dalam laporannya tersebut Garuda menyebut laba padahal mengalami kerugian.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna belum memastikan hasil laporan keuangan Garuda Indonesia masih untung atau berbalik rugi setelah penyajian kembali.

Pasalnya, Nyoman masih menunggu manajemen menyajikan lag laporan keuangan PT Garuda Indonesia (persero).

Sebab pada laporan keuangan 2018, Garuda Indonesia alami untung bersih US$809,8 ribu atau Rp11,4 miliar (US$1 dolar Rp14.100). Sedangkan, pada kuartal I 2019, Garuda Indonesia juga alami laba sebesar US$19,7 juta atau setara Rp275,8 miliar.

"Kita lihat dulu ya," kata Nyoman ditemui di Gedung BEI Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Dalam hal Ini, Nyoman memberikan kesempatan kepada manajemen hingga tanggal 26 Juli untuk menyajikan kembali laporan keuangan pada periode di atas.

"Garuda kan masih ada waktu tanggal 26 ya. Tunggu dulu, berikan kesempatan kepada perseroan untuk melakukan tindak lanjut," tutur dia.


Komentar

Embed Widget
x