Find and Follow Us

Senin, 9 Desember 2019 | 04:48 WIB

PT Indofood Genggam 6,7 Juta Saham IFAR

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 4 Juli 2019 | 10:50 WIB
PT Indofood Genggam 6,7 Juta Saham IFAR
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membeli saham Indofood Agri Resources Ltd (IFAR) sebanyak 6.771.300 saham senilai 2,200 miliar dolar Singapura pada 2 Juli 2019 dan 3 Juli 2019.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Kamis (4/7/2019). Indofood Agri Resources Ltd (IndoAgri) mengelola agribisnis yang terintegrasi secara vertikal dengan kegiatan utama yang menjangkau seluruh rantai pasokan.

Bisnis tersebut mulai dari penelitian & pengembangan, pembibitan benih kelapa sawit, budidaya dan penggilingan kelapa sawit hingga penyulingan, branding, dan pemasaran minyak goreng, margarin, shortening dan produk turunan minyak sawit lainnya. Grup juga melakukan penanaman karet, tebu dan tanaman lainnya.

PT Indofood sebelumnya ingin memiliki saham IFAR melalui jalan tender offer. Bahkan hingga menaikan harga penawaran tunai bersyarat ( tender offer ) Indofood Agri Resources Ltd ( IFAR ) menjadi SIN$ 0,33 dari semula US$ 0,28.

Penawaran ini merupakan upaya perseroan dalam membeli 25,66% saham publik pada anak usaha perseroan yang tercatat di Bursa Efek Singapura tersebut.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) didirikan tanggal 14 Agustus 1990 dengan nama PT Panganjaya Intikusuma dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1990.

Induk usaha dari Indofood Sukses Makmur Tbk adalah CAB Holding Limited (miliki 50,07% saham INDF), Seychelles, sedangkan induk usaha terakhir dari Indofood Sukses Makmur Tbk adalah First Pacific Company Limited (FP), Hong Kong. saham publik sebesar 49,9%.

Saat ini, Perusahaan memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), antara lain: Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP)

Kegiatan bisnis INDF antara lain terdiri dari mendirikan dan menjalankan industri makanan olahan, bumbu penyedap, minuman ringan, kemasan, minyak goreng, penggilingan biji gandum dan tekstil pembuatan karung terigu.

Indofood telah memiliki produk-produk dengan merek yang telah dikenal masyarakat, antara lain mi instan (Indomie, Supermi, Sarimi, Sakura, Pop Mie, Pop Bihun dan Mi Telur Cap 3 Ayam), dairy (Indomilk, Cap Enaak, Tiga Sapi, Indomilk Champ, Calci Skim, Orchid Butter dan Indoeskrim), makan ringan (Chitato, Lays, Qtela, Cheetos dan JetZ).

Ada juga produk penyedap makan (Indofood, Piring Lombok, Indofood Racik dan Maggi), nutrisi & makanan khusus (Promina, SUN, Govit dan Provita), minuman (Ichi Ocha, Tekita, Cafla, Club, 7Up, Tropicana Twister, Fruitamin, dan Indofood Freiss), tepung terigu & Pasta (Cakra Kembar, Segitiga Biru, Kunci Biru, Lencana Merah, Chesa, La Fonte), minyak goreng dan mentega (Bimoli dan Palmia).

Saham INDF pagi ini di harga Rp7.000 per saham dari pembukaan di Rp7.100 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham INDF di Rp7.850 per saham pada penutupan 25 Januari 2019. Sedangkan harga terendah di Rp5.525 per saham pada penutupan 15 Oktober 2018.

Komentar

Embed Widget
x