Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 16:15 WIB

Jangan Lamban, Bursa Tunggu Revisi Lapkeu Garuda

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 1 Juli 2019 | 13:25 WIB
Jangan Lamban, Bursa Tunggu Revisi Lapkeu Garuda
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Perero) Tbk berjanji akan merevisi laporan keuangan pada 2018 lalu dalam waktu maksimal 14 hari sejak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menetapkan sanksi pada Jumat (28/6/2019).

Jika lewat dari tenggat waktu yang dijanjikan, siap-siap perusahaan jasa penerbangan plat mera tersebut bakal kena sanksi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). "Jadi teman-teman sekalian ke depan kita pantau deadline dari penyampaian revisinya. Sekali melebihi dari deadline kita melakujan tindakan," kata Direktur Penilaian Perusahan BEI I Gede Nyoman Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Senin(1/7/2019).

Nyoman pun menghimbau kepada semua pihak untuk memberikan kesempatan bagi perusahaan kode saham GIAA tersebut untuk memperbaiki laporan keuangannya untuk tahun buku 2018. "Kita berikan kesempatan pada mereka untuk memberikan perbaikan.

Dari otoritas bursa ketentuan sudah jelas bahwa yang mana saja kita lakukan suspend. Jadi suspend tidak lakukan sembarangan tapi sesuai dengan ketentuan. Revisi ada deadline nya dan apa saja yang direvisi sudah jelas juga dengan diskusi kemarin ketentuan piutang dan pendapatan standart akuntansi," paparnya.

Mengingatkan saja, Garuda dinyatakan bersalah oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2018. Hal itu diputuskan setelah OJK melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan tersebut dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, antara lain Kementerian Keuangan dan BEI.

Meski terbukti salah, tetapi Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak melakukan suspend atas saham GIAA tersebut. Dalam hal ini, BEI hanya memberi sanksi administrasi kepada Garuda berupa denda Rp250 juta dan OJK sebesar Rp100 juta. [ipe]



Komentar

Embed Widget
x