Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 17:09 WIB

Bangun 1.000 Rumah Subsidi, Mina Siapkan Rp20 M

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 27 Juni 2019 | 18:55 WIB
Bangun 1.000 Rumah Subsidi, Mina Siapkan Rp20 M
(Foto: inilahcom/Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) berencana untuk melakukan pembangunan 1.000 unit rumah bersubsidi di wilayah Boyolali Jawa Tengah pada kuartal IV tahun ini.

Direktur MINA Gunawan Angkawibawa mengatakan perseroan menyiapkan sedikitnya dana investasi untuk proyek ini mencapai Rp20 miliar.

"Kebutuhan dana investasinya mencapai Rp20 miliar, tapi itu bertahap. Tahap awal kita investasikan Rp5 miliar, dananya dari modal sendiri dan pinjaman bank" kata Gunawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Alasan perseroan membangun proyek rumah subsidi di Boyolali, lantaran harga tanah diwilayah tersebut masih cukup terjangkau, apalagi daerah yang dipilih merupakan daerah dengan pada industri, sehingga dirinya berharap proyek yang akan dibangunnya tersebut bakal laku keras oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

"Kenapa Boyolali karena saya pikir tanah disana masih cukup terjangkau, kalau di kota-kota besar seperti Jakarta untuk bangun rumah subsidi sangat sulit karena harga tanah yang sudah cukup mahal," ucapnya.

Selain itu, perseroan memiliki rencana untuk berinvestasi dalam pembangunan yang berhubungan dengan sektor energi. Aksi korporasi ini direalisasikan melalui anak usahanya, Sanur Hasta Energy Ltd.

Sanurhasta Mitra merupaka pemilik resmi dan pengelola tanah seluas 40.663 m2 di kawasan Umalas, Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Aset primer ini sedang dalam proses pengembangan untuk meningkatkan nilainya.

Sanurhasta Mitra juga sebagai pemegang utama saham PT. Minna Padi Resorts, yang memiliki proyek bisnisnya "The Santai", sebuah vila berkonsep mewah untuk liburan keluarga. Saat ini, "The Santai" dioperasikan oleh Lifestyle Retreats Pte. Ltd, dan dikelilingi persawahan serta berada di lokasi pedesaan.

Pada akhir 2018, Sanurhasta mencatatkan laba dan pendapatan masing-masing sebesar Rp1,967 miliar dan Rp11,474 miliar. Adapun, total asetnya mencapai Rp125,589 miliar. [ipe]



Komentar

Embed Widget
x