Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 05:10 WIB

OMRE Andalkan Perubahan Konsep Mal Blok M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 27 Juni 2019 | 11:40 WIB
OMRE Andalkan Perubahan Konsep Mal Blok M
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) menjelaskan perubahan konsel mal Blok M menjadi auto mall dan one stope shopping untuk segara yang berkaitan dengan mobil.

Mal ini sebelumnya menggunakan konsep fashion dan gadget. Namun sejak 1 April 2019, Mal Blok M menjadi pusat aksesoris dan spare part serta bursa penjualan mobnol baru maupun bekas dengan peresmian pada 21 April 2019. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Kamis (27/6/2019).

Saat ini, tingkat occupancy area asesoris dan spare part mobil sudah full atau 100%. Sedangkan occupancy bursa mobil sudah mencapai lebih dari 50%. Jumlah transaksi sudh mula membaik dan sangat meningkat terutama saat menjelang lebaran. Prospeknya saat ini terlihat bagus sehingga akan ada rencana pengembangan lagi.

Konsep integrated auto mall atau one stop solution dengan menyediakan semuanya dari spare part paling kecil misalnya lampu spion sampai dengan pembelian mobil mulai dari mobil midlle class hingg upper class.

Meskipun saat ini ada pengembangan konsep mobil listrik dari mobil BBM, mereka tetap membutuhkan spare part. Sebab kebutuhan spare part dan aksesoris tidak akan berhenti seperti membutuhkan sandang, pangan dan papan.

Perseroan pada tahun buku 2018 mencatat laba bersih Rp144,5 miliar dengan laba bruto sebesar Rp59,37 miliar. Untuk pendapatan perseroan sebesar Rp156,5 miliar dari Rp188,8 miliar di tahun 2017.

Penurunan karena sektor perkantoisan yang beroperasi tahun 2017 hanya sampai bulan Mei. Tingkat hunian sudah sangat berkurang karena harus dikosongkan untuk dibangun lagi seperti di Wisma Sudirman. Namun dari sektor perholtelan ada peningkatan. Demikian juga dengan penjualan properti yang berkurang karena pasar properti di tahun 2018 cukup tertekan.

Saat ini aset perseroan menjadi Rp4,2 triliun, untuk total ekuitas menjadi Rp3,8 triliun.

Perseroan berdiri para 23 April 1983 dengan nama PT Triyasa Tamihan. Kemudian berubah menjadi PT Ometraco Realty dan terakhir menjadi PT Indonesia Prima Property Tbk.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Indonesia Prima Property Tbk adalah First Pasific Capital Group Limited, dengan persentase kepemilikan sebesar 73,18%. Untuk saham publik sebesar 26,4%.

Ruang lingkup kegiatan bisnis OMRE meliputi bidang persewaan perkantoran, pusat perbelanjaan (ruang pertokoan), apartemen, hotel dan pembangunan perumahan beserta segala fasilitasnya.

Kegiatan usaha OMRE dijalankan melalui anak usahanya, meliputi persewaan perkantoran (Wisma Sudirman dan Annex di Jakarta), Apartemen (Puri Casablanca di Jakarta), Hotel (Novotel Surabaya dan Grand Tropic di Jakarta), pusat perbelanjaan (Blok M Mall di Jakarta dan Parahyangan Plaza di Bandung) dan perumahan (Bukit Tiara Tangerang).

Komentar

x