Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 05:42 WIB

Bursa Saham Eropa dalam Tekanan

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 26 Juni 2019 | 17:05 WIB
Bursa Saham Eropa dalam Tekanan
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, London - Bursa saham Eropa tergelincir pada Rabu pagi (26/6/2019) setelah Ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell marah ekspektasi penurunan suku bunga.

Indeks acuan Eropa, Stoxx 600 turun 0,4% di awal perdagangan, saham perawatan kesehatan memimpin penurunan dengan penurunan 0,8%. Sementara minyak dan gas adalah satu-satunya sektor perdagangan di wilayah positif.
Indeks FTSE ncenderung turun 0,04%, indeks DAX cenderung melemah o,08% dan indeks CAC cenderung berkurang 0,06%.

Investor di seluruh dunia juga sedang menunggu pertemuan yang akan datang antara Presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping pada hari Sabtu di KTT G-20 di Osaka. Harapannya dua ekonomi terbesar dunia setidaknya akan menyetujui gencatan senjata pada kenaikan tarif perdagangan.

Saham Asia tergelincir pada Rabu sore setelah Powell menegaskan kembali "independensi" bank sentral dalam sebuah pidato, dan mengeluarkan peringatan tentang kebijakan caving untuk "kepentingan politik jangka pendek" di tengah tekanan dari Presiden Trump untuk menurunkan suku bunga.

Dalam berita perusahaan, Reuters melaporkan Selasa bahwa operator telekomunikasi AS yang bergantung pada raksasa China Huawei untuk peralatan jaringan sedang dalam diskusi dengan rival Eropa Ericsson dan Nokia sebagai pengganti yang mungkin. Saham kedua perusahaan memulai sesi pagi sedikit lebih rendah, seperti mengutip cnbc.com.

Sementara itu, grup utilitas listrik Jerman E.ON telah menawarkan untuk menjual aset di Hongaria, Jerman, dan Republik Ceko untuk mengatasi masalah antimonopoli dari Uni Eropa seputar tawaran perusahaan untuk jaringan pesaing dan aset ritel Innogy. Saham E.ON turun sedikit di awal perdagangan.

Dalam hal saham individu, perusahaan energi Inggris John Wood Group naik 4,6% dalam kesepakatan awal setelah mempertahankan prospek setahun penuh tidak berubah sementara mengumumkan peningkatan kinerja semester pertama. Pembuat baja Jerman Thyssenkrupp juga naik lebih dari 4% setelah laporan kemungkinan penawaran dari perusahaan Finlandia Kone.

Pembuat chip juga memulai dengan awal yang kuat setelah Micron melaporkan hasil yang lebih baik dari perkiraan, AMS memimpin kenaikan dengan kenaikan 4,3%.

Di ujung lain dari Stoxx 600, distributor bahan kimia Jerman Brenntag turun 4,2% setelah media Jerman melaporkan bahwa mereka telah mengirim bahan kimia tingkat senjata ke Suriah pada tahun 2014 meskipun ada sanksi.

Komentar

Embed Widget
x