Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 06:30 WIB

IHSG Kemungkinan Sulit Begerak ke Teritori Positif

Selasa, 25 Juni 2019 | 12:55 WIB
IHSG Kemungkinan Sulit Begerak ke Teritori Positif
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (25/6/2019), diprediksi sulit bergerak ke teritori positif. Masih dibayangi kelamnya sentimen global.

IHSG dibuka menguat 23,64 poin atau 0,38% ke posisi 6.312,1. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,78 poin atau 0,58% menjadi 1.003,82.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Selasa (25/6/2019), mengatakan, Amerika Serikat (AS) yang akan menerapkan sanksi baru terhadap Iran bisa menjadi sentimen yang memberatkan IHSG.

"Sentimen di atas terbilang berat menjadi dorongan bagi IHSG ke teritorial positif, bahkan laju indeks domestik juga akan terganjal adanya ketidakpastian berupa penantian hasil keputusan dari sidang sengketa pilpres oleh Mahkamah Konstitusi pada 28 Juni pekan ini, setelah berakhirnya sidang gugatan pada pekan lalu," ujar Alfiansyah.

Dari eskternal, AS berusaha memberikan tekanan tambahan pada ekonomi Iran untuk mengekstraksi perubahan perilaku dari pemerintahnya. Sikap AS terhadap Iran ini membuat kekhawatiran di pasar bahwa ketegangan kedua negara ini berpotensi menjadi konfrontasi bersenjata antara kedua negara.

Sebelumnya, Trump mengatakan pada Kamis (20/6/2019) membatalkan serangan balasan terhadap Iran. Akibatnya, bursa saham regional Asia, antara lain indeks Nikkei melemah 44,54 poin (0,21%) ke 21.241,45; indeks Hang Seng melemah 146,07 poin atau 0,51% ke 28.366,93; dan indeks Straits Times menguat 3,33 poin (0,1%) ke posisi 3.314,86. [tar]

Komentar

Embed Widget
x