Find and Follow Us

Kamis, 19 September 2019 | 19:50 WIB

Siap IPO, Sinarmas MSIG Life Lepas 420 Juta Saham

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 20 Juni 2019 | 18:19 WIB
Siap IPO, Sinarmas MSIG Life Lepas 420 Juta Saham
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk, perusahaan asuransi jiwa bersiap masuk pasar modal dengan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).

Dalam aksi korporasi ini, PT Sinarmas Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi. PT Sinar Mas Multiartha Tbk, selaku pemegang saham Perseroan, akan menawarkan saham yang dimilikinya sebanyak-banyaknya sebesar 420.000.000 saham kepada publik. Jumlah tersebut setara dengan 40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO.

Hamid Hamzah, Presiden Direktur PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk, dalam keterangan pers usai Due Diligence Meeting dan Public Expose di Jakarta, mengatakan, tidak terdapat penggunaan dana dalam IPO ini, dikarenakan tidak adanya penerbitan saham baru. Melainkan divestasi pemegang saham lama milik PT Sinar Mas Multiartha Tbk.

Masa Penawaran Umum Perdana Saham PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. akan dilakukan pada 1-3 Juli 2019. Adapun penawaran awal dimulai pada 20-21 Juni 2019.

Saham PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. bernominal Rp100 per saham itu direncanakan akan dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2019.

Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan akan menerbitkan pernyataan efektif untuk IPO ini pada 28 Juni 2019. Pada 2018, premi bersih Perseroan tercatat sebesar Rp4,35 triliun, naik dari Rp3,797 triliun pada 2017. Sementara total pendapatan mencapai Rp5,094 triliun. Dari pendapatan tersebut, Perseroan membukukan laba Rp342,536 miliar pada 2018.

Untuk tahun ini, premi bersih perseroan ditargetkan mencapai Rp6,287 triliun. Sementara, aset perseroan tercatat Rp15,554 triliun pada 2018. "Ke depan, premi bersih perseroan diperkirakan terus naik masing-masing menjadi Rp6,342 triliun dan Rp7,229 triliun pada 2020 dan 2021," katanya. [ipe]



Komentar

x