Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 05:05 WIB

Summarecon Hanya Targetkan Marketing Sales Rp4 T

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 20 Juni 2019 | 16:01 WIB
Summarecon Hanya Targetkan Marketing Sales Rp4 T

INILAHCOM, Jakarta - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) hanya bisa menargetkan marketing sales sebesar Rp4 triliun di tahun 2019 ini atau sama dengan tahun 2018 lalu.

menatap datar marketing sales di tahun 2019, emiten pengembang kawasan industri ini menargetkan marketing sales dengan angka yang sama pada tahun sebelumnya yakni sebesar Rp4 triliun.

Presiden Direktur SMRA, Adrianto P Adhi mengatakan target yang datar tersebut merupakan akibat belum membaiknya industri properti saat ini.

"Target marketing sales kita tidak jauh berbeda dengan tahun 2018, pada tahun ini kita menargetkan marketing sales yang sama sebesar Rp4 triliun," ucap Adhi di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Sampai dengan Mei, kata Adhi perseroan telah berhasil mencatatkan marketing sales sebesar Rp2 triliun. Artinya sudah bisa merealisasikan 50%. Dirinya pun yakin hingga akhir tahun perseroan mampu mencapai target tahun 2019 ini.

"Kami optimis pascapemilu ini, banyak pengusaha dan konsumen yang sudah tidak lagi wait and see. Kami menatap optimis," kata Adhi.

Summarecon berhasil mencatat total pendapatan sebesar Rp5,6 triliun sepanjang 2018. Walaupun menurun 0,4% dari tahun sebelumnya, namun laba bersih tercatat sebesar Rp690,6 miliar, naik 30% dari tahun 2017.

Pada tahun 2018, Summarecon berhasil membuka 2 lokasi baru; perumahan Srimaya di Bekasi Selatan pada Agustus 2018 dan Summarecon Mutiara Makassar pada November 2018.

Pada saat peluncuran lokasi baru ini, perseroan berhasil membukukan angka yang sangat menggembirakan dengan penjualan masing-masing sebesar Rp190 miliar dan Rp270 miliar.

Unit bisnis ini masih merupakan kontributor terbesar bagi Perusahaan yaitu 61% dari total pendapatan, dengan nilai sebesar Rp3,435 triliun, turun sebesar Rp167 miliar atau 5% dibandingkan pendapatan tahun lalu sebesar Rp3,603 triliun.

Meskipun pendapatan lebih rendah, Perusahaan berhasil memperbaiki kinerja operasional dengan meningkatnya laba usaha sebesar Rp78 miliar (9%) menjadi Rp954 miliar dari Rp875 miliar pada tahun sebelumnya.

Unit Bisnis ini mencatat pendapatan sebesar Rp1,491 triliun, meningkat Rp91 miliar (7%) dibandingkan tahun 2017. Unit bisnis ini berkontribusi 26% terhadap total pendapatan Perusahaan di mana 95% kontribusi datang dari bisnis mall dan retail. Laba Usaha meningkat Rp75 miliar (17%) menjadi Rp525 miliar.

Unit Bisnis Lain-Lain merupakan hotel, klub rekreasi, town management dan berbagai fasilitas pendukung yang terintegrasi pada kawasan.

Semua bisnis ini mencatat pendapatan sebesar Rp733 miliar, meningkat sebesar Rp96 miliar (15%) dibandingkan tahun sebelumnya. Bisnis Iainnya mempunyai kontribusi sebesar 13% dari total pendapatan Perusahaan,,selama tahun berjalan dan hanya 5% dari total laba usaha.

Total pendapatan dari bisnis hotel meningkat sebesar Rp61 miliar menjadi Rp344 miliar di tahun 2018. [hid]

Komentar

x