Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 00:53 WIB

Wall Street Berpotensi Bergerak Terbatas

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 19 Juni 2019 | 19:37 WIB
Wall Street Berpotensi Bergerak Terbatas
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS sedikit berubah pada Rabu pagi (19/6/2019) karena investor menunggu keputusan terbaru Federal Reserve mengenai kebijakan moneter.

Sekitar pukul 7 pagi ET, berjangka Dow Jones Industrial Average naik hanya 6 poin, menunjukkan kenaikan 29 poin. Futures pada S&P 500 dan Nasdaq 100 juga datar.

The Fed dijadwalkan untuk memberikan keputusannya pada jam 2 siang. ET. Bank sentral diperkirakan tidak akan membuat perubahan dalam hal kebijakan moneter. Tetapi investor akan mencari petunjuk apakah Fed akan menurunkan suku bunga akhir tahun ini. Ketua Fed Jerome Powell akan mengadakan konferensi pers setelah pengumuman.

Pedagang menghargai kebijakan moneter yang lebih mudah segera setelah Juli. Mereka juga bertaruh pada penurunan suku bunga yang datang pada bulan September dan Desember, menurut alat FedWatch CME Group.

"Intinya dengan pernyataan FOMC hari ini dan konferensi pers Powell adalah apakah mereka mengkonfirmasi ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga (saat ini di 82%) pada bulan Juli atau akankah kita mendengar lebih banyak tentang kesabaran yang mencoba menggeser peluang itu lebih dekat ke 50%. Sehingga memberikan The Fed lebih banyak kebebasan dan pilihan daripada posisi mereka saat ini dipojokkan dan diintimidasi oleh pasar," kata Peter Boockvar, kepala investasi di Bleakley Advisory Group, mengatakan dalam sebuah catatan seperti mengutip cnbc.com.

Saham belum bernasib baik dalam beberapa hari terakhir Fed. S&P 500 telah jatuh dalam sembilan dari 10 hari Fed terakhir, menurut Bespoke Investment Group.

Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah membantu rebound pasar bulan ini setelah kinerja panas di bulan Mei. S&P 500, Dow dan Nasdaq semuanya naik setidaknya 6% pada Juni memasuki sesi Rabu.

Harapan itu meningkat di tengah kekhawatiran perdagangan yang masih tersisa dan data ekonomi yang lebih lemah.

Pertemuan Fed datang setelah Bloomberg News melaporkan, Gedung Putih mencari cara untuk menurunkan Powell awal tahun ini. Larry Kudlow, direktur Dewan Ekonomi Nasional, mengatakan kepada wartawan Selasa bahwa Trump tidak berencana untuk menurunkan Powell.

Namun, ketika ditanya pada hari Selasa apakah dia ingin menghapus Powell dari posisinya, Trump berkata: "Mari kita lihat apa yang dia lakukan."

Ada fokus khusus pada hasil pertemuan Federal Reserve Rabu. Pedagang tidak hanya tertarik untuk memahami peluang penurunan suku bunga tahun ini, tetapi mereka juga tertarik untuk mengetahui apakah Presiden Donald Trump memiliki pengaruh pada bank sentral.

Komentar

Embed Widget
x