Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 21:52 WIB

Tempuran Emas Siapkan Rp700 M, Beli 10 Crane Baru

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 19 Juni 2019 | 12:21 WIB
Tempuran Emas Siapkan Rp700 M, Beli 10 Crane Baru
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Perusahaan Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) atau Temas Line akan menambah peralatan bongkar muat (crane) sebanyak 10 unit yang terdiri dari 6 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) Crane dan 4 unit Container Crane (CC) twinlift senilai Rp700 miliar.

Direktur Keuangan TMAS, Ganny Zheng mengatakan perseroan sudah mendapatkan sumber pendanaan atas pembelian 10 unit crane tersebut. "Sudah siap (dananya) ada leasing yang siap membantu kami, tapi tak semuanya sisanya sekitar Rp150 miliar-200 miliar berasal dari pinjaman bank," kata Ganny saat di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Dia menambahkan, bisnis bongkar muat yang menjadi bagian dari rantai bisnis pelayaran memiliki prospek yang cerah. Terlebih, bisnis bongkar muat mencetak tingkat keuntungan yang lumayan besar sehingga perseroan merasa perlu menambah peralatan guna menggenjot volume bongkar muat.

Untuk diketahui, lini bisnis Temas Line di jasa bongkar muat atau stevadoring dijalankan oleh PT Escorindo Stevedoring, Lina Santi mengatakan perseroan bermitra dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) untuk menjalankan operasi di Terminal 2 Pelabuhan Tanjung Priok. Dia menambahkan, seluruh peti kemas yang diangkut armada Temas Line di Tanjung Priok, ditangani oleh Escorindo.

Untuk periode kuartal I 2019, TMAS mencatatkan peningkatan kinerja baik dari sisi pendapatan maupun laba. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan ini mencatat kenaikan pendapatan 8,94% dari Rp558,25 miliar menjadi Rp608,16 miliar.

Pendapatan jasa pelayaran dan bongkar muat yang berasal dari pihak ketiga masih mendominasi pendapatan, jasa pelayaran mencatat Rp404,02 miliar dan jasa bongkar muat mencapai Rp223,5 miliar. Sedangkan jasa pelayaran pihak berelasi hanya berkontribusi sebesar Rp13,28 miliar.

Beban jasa neto tercatat stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp510,85 miliar, sedangkan laba usaha tercatat naik dari Rp64,05 miliar menjadi Rp72,62 miliar.

Laba periode berjalan juga naik 24,68% dari Rp33,94 miliar menjadi Rp42,32 miliar dengan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp42,25 miliar.

PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (Temas Line) (TMAS) didirikan dengan nama PT Tempuran Emas tanggal 17 September 1987 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1988.

Temas Line memiliki 11 kantor cabang di Jakarta, Surabaya, Makassar, Bitung, Pontianak, Belawan, Banjarmasin, Pekanbaru, Jayapura dan Sorong, dan 6 unit agen di Batam, Kupang, Biak, Palembang, Samarinda dan Manokwari. Kapal yang dioperasikan oleh Temas Line hanya berlayar di perairan dalam negeri.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Pelayaran Tempuran Emas Tbk adalah PT Temas Lestari, dengan persentase kepemilikan sebesar 80,84%. Untuk saham publik sebesar 18,5%.

Kegiatan bisnis Temas Line bergerak dalam bidang pengangkutan baik domestik maupun internasional, terutama pengangkutan penumpang, barang dan hewan dengan kapal laut, bertindak sebagai agen dari usaha pelayaran serta melaksanakan pembelian dan penjualan kapal-kapal dan perlengkapannya. [hid]

Komentar

Embed Widget
x