Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 00:34 WIB

Harga Saham Naik, Ini Jawaban MNCN

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 18 Juni 2019 | 10:45 WIB
Harga Saham Naik, Ini Jawaban MNCN
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menjelaskan ada kemungkinan penjualan paksa dari pemegang saham tertentu. Sebab penjualan dalam volume besar bisa dilakukan selama beberapa hari tanpa mempengaruhi harga saham seperti yang terjadi perdagangan Senin (17/6/2019).

Perseroan menjelaskan tidak ada peristiwa penting atau informasi material non-publik, yang telah menyebabkan penurunan signifikan dalam harga harga.

Pada penutupan jam perdagangan Senin (17/6/2019), harga saham MNCN yang turun 25% menjadi Rp975 per saham. Pialang penjualan utama dalam 1 jam terakhir sejak penutupan: Morgan Stanley (Asing) - penjualan rata-rata Rp1.023,7, dengan nilai Rp36 Miliar. CIMB (Asing) - harga jual rata-rata Rp1.024,7 dengan nilai Rp24 Miliar.

"Karena itu, kami dikejutkan oleh pergerakan harga saham hari ini. Kami tegaskan bahwa acara hari ini tidak ada hubungannya dengan kinerja fundamental Perusahaan," demikian keterangan perseroan seperti mengutip dari keterbukaan informasi di BEI, Selasa (18/6/2019).

Sementara pada perdagangan Selasa (18/6/2019), saham MNCN naik 1.035 per saham dari pembukaan di Rp950 per saham.

Pada harga saat ini, Perusahaan diperdagangkan PER kurang dari 7x 2019 tahunan. "Ada kemungkinan penjualan paksa dari pemegang saham tertentu, karena penjualan dalam volume besar bisa dilakukan selama beberapa hari tanpa mempengaruhi harga saham seperti yang terjadi hari ini (Senin, 17/6/2019)."

Perseroan pun menjelaskan perkembangan positif yang terjadi sepanjang kuartal I 2019. Untuk pendapatan bersih MNCN naik 18% YoY menjadi Rp1,886 triliun yang didorong kinerja yang kuat dalam pendapatan iklan, pendapatan konten, dan pendapatan iklan digital.

Pendapatan iklan meningkat sebesar 15% yang memiliki pertumbuhan pendapatan iklan konvensional sebesar 7%, serta pendapatan tambahan dari iklan digital, yang telah tumbuh pesat sebesar 330%.

Selain itu, pendapatan konten menunjukkan peningkatan yang signifikan sebesar 47% YoY menjadi Rp460 Miliar di Q1-2019 karena peningkatan jumlah konten yang diproduksi sendiri.

Sebagian besar peningkatan pendapatan didorong oleh kegiatan berulang, jadi kita harus mengharapkan kinerja untuk TA-2019 agar konsisten sepanjang tahun.

Selan itu, perusahaan akan meluncurkan inisiatif digital terbaru pada bulan Agustus 2019 disebut FTA +, aplikasi streaming langsung untuk 4 FTA Perusahaan (RCTI, MNCTV, GTV dan iNews).

FTA + akan menjadi bagian penting dari pertumbuhan MNCN di masa depan, karena akan menangkap tren tontonan online, yaitu, melihat permintaan dan pendapatan iklan digital.

FTA + akan memiliki fitur, seperti mengejar ketinggalan TV, perpustakaan, bloopers, di belakang layar dan konten asli eksklusif lainnya.

Perkembangan positif lainnya di dalam Perusahaan, MNCN semakin memperkuat kemitraannya dengan YouTube dengan memperoleh alat roll up untuk beroperasi sebagai Multi-Channel Network (MCN) di YouTube yang menjadi pertanda sangat baik dengan komitmen Perusahaan untuk meningkatkan aktivitas digitalnya.

Komentar

Embed Widget
x