Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 05:43 WIB

Moratelindo Tawarkan Sukuk Ijarah Berkupon 10,5%

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 12 Juni 2019 | 14:40 WIB
Moratelindo Tawarkan Sukuk Ijarah Berkupon 10,5%
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo) segera melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo dengan target dana sebesar Rp3 triliun.

Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Moratelindo akan menerbitkan dan menawarkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo Tahap I Tahun 2019. Dengan sisa imbalan Ijarah sebanyak-banyaknya sebesar Rp1 triliun yang ditawarkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100%.

"Dengan kupon 3 tahun 9,4% sampai 9,9% dan yang 5 tahun 10% sampai 10,5% per tahun," kata Direktur Investasi Mandiri Sekuritas, Primonanto Budi Atmojo di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Seluruh dana dari hasil penerbitan tersebut akan digunakan 85% untuk kebutuhan investasi. Maksudnya, seperti perangkat dan infrastruktur pasif dan aktif termasuk juga akan digunakan untuk pembangunan inland cable, ducting dan perangkat penunjang baik aktif maupun pasif infrastruktur.

Sementara sisanya 15% akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja. "Sukuk ijarah ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan moratelindo," kata Jimmy Kadir CFO Moratelindo.

PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo) adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa infrastruktutr telekomunikasi di Indonesia. Perseroanm berdiri sejak tahun 2000.

Kontrak bisnis PT Moratelindo seperti pembangunan Moratelindo International Cable System One (MIC-1), kabel komunikasi bawah laut yang menghubungkan Jakarta-Singapura. Pada tahun 2010, pemerintah Singapura memberikan lisensi fasilitas berbasis operasi (Facilites-Based Operations, FBO) untuk peningkatan layanan jaringan internet.

Di Singapura, Moratelindo juga membangun kabel fiber optik dengan teknologi Dense Wavelength-division Multiplexing (DWDM).

Di Indonesia, Moratelindo berperan dalam membangun infrastruktur telekomunikasi nasional di ranah jaringan tetap tertutup (closed fixed network), titik akses jaringan (network access point), penyedia jasa internet (internet service provider), jaringan tetap lokal (local fixed network), dan operasi pusat data nasional: Nusantara Internet Exchange (NIX).

Selanjutnya, di tahun 2012, Moratelindo membangun kabel komunikasi bawah laut seperti sistem kabel Jakarta-Bangka-Bintan-Batam-Singapura (B3JS) dan sistem kabel Batam-Dumai-Malaka (BDM). Sebuah proyek hasil kerjasama antara Moratelindo dengan XL Axiata dan Telekom Malaysia. [hid]

Komentar

Embed Widget
x