Find and Follow Us

Rabu, 18 September 2019 | 19:00 WIB

MITI Kembali Bergantung Pada Tambang Granit

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Rabu, 12 Juni 2019 | 11:32 WIB
MITI Kembali Bergantung Pada Tambang Granit
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Mitra Investindo Tbk (MITI) tengah melakukan perundingan dengan pemilik Ijin Usaha Pertambangan (IUP) tambang granit di Lampung dan Jawa Barat. Dalam hal ini, emiten tambang tersebut menawarkan jasa konstruksi dengan pemilik IUP.

Direktur Independen MITI, Diah Pertiwi Gandhi mengatakan, perseroan berharap perundingan dengan pihak pemilik IUP tambang granit itu akan mencapai kata sepakat pada kuartal III 2019. Tapi, terkait persentase bagi hasil belum diungkap lebih jauh.

"Perundingan ini terkait dengan bagi hasil dari hasil produksi tambang granit," kata Diah di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Ia menambahkan, perundingan tersebut hampir mencapai kata sepakat dan jika tercapai (kesepakatan) maka segera berproduksi pada kuartal III 2019. "Pada tahap awal diharapkan berproduksi 10 ribu ton per bulan," kata dia.

Ia menjelaskan, dengan berproduksinya tambang granit tersebut maka menbuka peluang untuk membukukan pendapatan mulai kuartal III 2019.

"Memang kuartal I dan kuartal II ini kami tidak membukukan pendapatan," kata dia.

Untuk diketahui, MITI tidak menbukukan pendapatan setelah PT Pertamina tidak memperpanjang kontrak entitas anak-anak usaha perseroan, yakni; TAC IBN Oil Holdico pada kuartal I 2019.

Apalagi, pada pertengahan Mei 2019, PT Pertamina EP menghentikan kerjasama operasi dengan PT Benakat Barat Petroeum, sebuah perusahaan migas yang sahamnya dimiliki oleh perseroan sebesar 20%.[jat]

Komentar

x