Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 05:43 WIB

PT Panca Budi Idaman Incar Laba di Kuartal II

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 27 Mei 2019 | 13:05 WIB
PT Panca Budi Idaman Incar Laba di Kuartal II

INILAHCOM, Jakarta - PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) bakal menyiapkan sejumlah strategi untuk mendongkrak pertumbuhan laba di kuartal II 2019 ini, setelah tertekan di kuartal I 2019.

Direktur Utama PBID, Djonny Taslim mengatakan tertekannya kinerja perseroan sepanjang kuartal I lalu disebabkan terus berekspansinya BPID di sejumlah pasar-pasar baru untuk memasarkan produk andalan kantong plastik mereka.

"Mungkin kalau profitnya agak berkurang karena kita terus buka pasar baru, dan ketika kita buka pasar itu perlu biaya-biaya tambahan, karena kita membuka outlet baru," kata Djonny saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (27/5/2019).

Pada kuartal I 2019 lalu, Emiten produsen kantong plastik membukukan kenaikan penjualan sebesar 22,26% menjadi Rp1,21 triliun. Namun, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 18,59% menjadi Rp63,62 miliar.

Penjualan PBID berasal dari segmen kantong plastik sebesar Rp652,86 miliar atau tumbuh 13,14%, diikuti segmen biji plastik Rp500,59 miliar atau tumbuh 34,33%, dan lainnya Rp51,93 miliar atau tumbuh 42,86%. Pasar lokal mendominasi penjualan sebesar 97,43%, sedangkan 2,57% lainnya merupakan penjualan ekspor.

Djonny menambahkan, untuk kuartal II mendatang perseroan berencana melirik pangsa pasar Indonesia bagian timur. "Saya optimis kuartal II ini akan lebih baik, karena kita akan fokus ke Indonesia bagian timur, karena itu merupakan market yang punya potensi besar," katanya.

PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) didirikan pada tanggal 10 Januari 1990.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Panca Budi Idaman Tbk, yaitu: PT Alphen Internasional Corporindo (74,67%) dan Djonny Taslim (5,33%). Saham publik sebesar 13,87%.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan PBID adalah bergerak dalam bidang industri plastik terpadu. Kegiatan usaha yang dijalankan saat ini adalah memproduksi dan memdistribus produk kantong plastik dan produk lainnya; serta perdagangkan biji plastik.

Merek-merek utama kantongan plastik yang dimiliki adalah Pluit, Tomat, Bangkuang, Jeruk, Cabe, 222, 007, Wayang, Gapura, Sparta, Liberty, Dayana, Dayak, dan PB. [hid]

Komentar

x