Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 21:24 WIB

Duta Pertiwi Incar Marketing Sales Rp1,7 T di 2019

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 23 Mei 2019 | 14:17 WIB
Duta Pertiwi Incar Marketing Sales Rp1,7 T di 2019
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) menargetkan dapat meraup marketing sales atau pra penjualan sebesar Rp1,7 triliun.

Hal itu ditopang oleh penjualan dari hunian dari proyek-proyek yang ada, seperti apartemen Southgate di TB Simatupang Jakarta Selatan.

Head of Investor Relation DUTI, Christy Grasella mengatakan sampai akhir kuartal I 2019, perseroan telah membukukan pra penjualan sebesar 44% dari target pra penjualan sepanjang tahun 2019.

"Tapi perkembangan pra penjualan pada kuartal II 2019 sedikit melambat, sehingga kami berharap membukukan angka 50 persenan dari target 2019," kata Christy di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Meski demikian, Christy yakin target pra penjualan tahun ini akan tercapai sesuai target, yakni sebesar Rp1,7 triliun. "Pra penjualan akan digenjot pada kuartal II 2019, serhingga target akan tercapai," ucap dia.

Sedangkan dari sisi pendapatan usaha, lanjut dia, perseroan telah menbukukan angka sebesar Rp500 miliar pada akhir kuartal I 2019.

"Dari total pendapatan itu, 46% diantaranya berasal dari pendapatan berulang yang berasal dari sewa perkantoran di Sinarmas Tower I-3 di Thamrin, Jakarta Pusat, pusat perbelanjaan dan ITC," urai dia.

Untuk menopang pendapatan, sambung dia, perseroan menyiapkan dana belanja modal sebesar Rp1 triliun sepanjang tahun 2019. Dana tersebut akan diperuntukan penyelesaian pusat perbelanjaan AEON Southgate di TB Simatupang, Jakarta Selatan.

"Sumber dananya berasal dari kas internal yang saat ini mencapai Rp3 triliun," urai dia.

PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) didirikan tanggal 29 Desember 1972 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1981.

Induk usaha dari Duta Pertiwi Tbk adalah PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) (memiliki 88,56% saham DUTI). Sedangkan induk usaha terakhir dari Duta Pertiwi Tbk adalah Sinarmas Land Limited, yang berkedudukan di Singapura. Saham publik hanya 11,4%.

Kegiatan bisnis DUTI meliputi usaha konstruksi dan pembangunan real estat serta perdagangan umum.

Lokasi dan proyek real estatnya DUTI meliputi Jakarta dan sekitarnya (ITC Superblock Mangga Dua, ITC Superblock Cempaka Mas, ITC Superblock Roxy Mas, ITC Superblock Permata Hijau, ITC Fatmawati, ITC Depok, ITC Kuningan Ambasador, Duri Pulo (vacant land), Lenteng Agung (vacant land), Sinar Mas Land Plaza Tower 2 & 3 Thamrin, Le Grandeur Hotel Mangga Dua, Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata Cibubur, Legenda Wisata Cibubur.

Selain itu Kota Bunga Bogor, Taman Permata Buanan, Banjar Wijaya Tangerang, Jatiasih (vacant land) dan Cibubur (vacant land)), Surabaya (Mangga Dua Center Jagir, ITC Surabaya, Benewo Industrial Estate (vacant land) dan Tanjung Sari (vacant land)) dan Balikpapan (Le Grandeur Hotel).

Saat ini saham DUTI di Rp5.600 per saham. [hid]

Komentar

x