Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 19:06 WIB

Wall Street Bisa Bergerak Terbatas

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 22 Mei 2019 | 17:01 WIB
Wall Street Bisa Bergerak Terbatas
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS sedikit berubah pada Rabu pagi (22/5/2019), karena para pelaku pasar terus memantau perang perdagangan yang semakin intensif antara dua ekonomi terbesar dunia.

Pada sekitar 5:35 ET, Dow futures mengindikasikan pembukaan positif kurang dari 10 poin. Futures pada S&P dan Nasdaq keduanya datar.

Fokus pasar sebagian besar selaras dengan perkembangan perdagangan global, pada saat negosiasi antara AS dan China telah goyah seperti mengutip cnbc.com.

Presiden Donald Trump menindaklanjuti dengan ancamannya untuk meningkatkan tarif barang-barang Cina senilai US$200 miliar dari 10% menjadi 25% awal bulan ini. China segera merespons dengan menaikkan tarif barang-barang AS sebesar US$60 miliar hingga 25%.

Baru-baru ini AS menambah raksasa telekomunikasi China Huawei ke daftar hitam perdagangan, yang membatasi kemampuannya untuk melakukan bisnis di Amerika. Namun, beberapa dari pembatasan itu dilonggarkan pada hari Senin.

Relief atas pelonggaran pembatasan Washington terhadap Huawei muncul untuk membantu meningkatkan stok AS di sesi sebelumnya.

Dalam berita perusahaan, Lowe's, Target, dan Canadian Imperial Bank adalah beberapa perusahaan yang diharapkan untuk merilis hasil kuartalan terbaru mereka sebelum bel pembukaan.

Copart, L Brands, dan Synopsys siap melaporkan angka terbaru mereka setelah penutupan pasar.

Sementara itu, investor cenderung memonitor rilis risalah rapat bank sentral AS.

Federal Reserve diperkirakan akan memberikan wawasan tentang pertemuan 1 Mei, ketika para pembuat kebijakan membiarkan suku bunga tidak berubah dan mengisyaratkan sedikit selera untuk menyesuaikannya dalam waktu dekat.

Di depan data, aplikasi hipotek mingguan diharapkan akan dirilis pada 7:00 ET.

Komentar

x