Find and Follow Us

Minggu, 22 September 2019 | 02:52 WIB

PT Kalbe Farma Segera Bagi Dividen Rp1,22 T

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 22 Mei 2019 | 14:53 WIB
PT Kalbe Farma Segera Bagi Dividen Rp1,22 T
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,22 triliun. Pembagian dividen sebesar Rp26 per saham atau sekitar 50% atas laba bersih di 2018.

"Sebagai bagian dari komitmen kami untuk memberikan hasil yang optimal bagi pemegang saham, kami akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,22 triliun," kata Direktur KLBF, Bernadus Karmin Winata di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Bernadus menambahkan meskipun kondisi pasar cukup menantang tahun ini, perseroan tetap optimis akan potensi pertumbuhan di massa mendatang dan tetap menganggarkan dana belanja modal untuk meningkatkan kapasitas.

"Dengan mempertimbangkan kondisi pasar, serta kebutuhan dana baik operasional maupun investasi, kami akan membagikan dividen dengan rasio sekitar 50% atas laba bersih di 2018," katanya.

Sementara itu untuk belanja modal pada tahun ini, perseroan menyiapkan sedikitnya Rp1,2 triliun sampai Rp1,5 triliun dimana sumber dana tersebut berasal dari internal perusahaan hingga pinjaman dari perbankan.

"Capital expenditure yang kita siapkan sekitar Rp1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun, dana tersebut salah satunya akan kita gunakan untuk membangun pabrik baru di daerah Delta Mas, Cikarang," katanya.

Tak hanya itu, perseroan juga menyiapkan anggaran sedikitnya Rp500 miliar untuk mengembangkan teknologi perusahaan dalam hal inovasi dalam membuat obat yang bermutu bagi masyarakat.

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) didirikan tanggal 10 September 1966 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1966.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Kalbe Farma Tbk, antara lain: PT Gira Sole Prima (10.17%), PT Santa Seha Sanadi (9.71%), PT Diptanala Bahana (9.49%), PT Lucasta Murni Cemerlang (9.47%), PT Ladang Ira Panen (9.21%) dan PT Bina Arta Charisma (8.61%). Semua pemegang saham ini merupakan pemegang saham pengendali. Saham publik sebesar 43,03%.

Ruang lingkup kegiatan bisnis KLBF meliputi, antara lain usaha dalam bidang farmasi, perdagangan dan perwakilan. Saat ini, KLBF terutama bergerak dalam bidang pengembangan, pembuatan dan perdagangan sediaan farmasi, produk obat-obatan, nutrisi, suplemen, makanan dan minuman kesehatan hingga alat-alat kesehatan termasuk pelayanan kesehatan primer.

Produk-produk unggulan yang dimiliki oleh Kalbe, diantaranya obat resep (Brainact, Cefspan, Mycoral, Cernevit, Cravit, Neuralgin, Broadced, Neurotam, Hemapo, dan CPG), produk kesehatan (Promag, Mixagrip, Extra Joss, Komix, Woods, Entrostop, Procold, Fatigon, Hydro Coco, dan Original Love Juice), produk nutrisi mulai dari bayi hingga usia senja, serta konsumen dengan kebutuhan khusus (Morinaga Chil Kid, Morinaga Chil School, Morinaga Chil Mil, Morinaga BMT, Prenagen, Milna, Diabetasol Zee, Fitbar, Entrasol, Nutrive Benecol dan Diva).

Kalbe memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia, yakni Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT).

Saham KLBF saat ini di Rp1.330 per saham dari pemvukaan di Rp1.335 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham KLBF di Rp1.635 per saham pada penutupan 7 Desember 2018. Untuk harga terendah di Rp1.155 per saham pada penutupan 28 Juni 2018. [hid]

Komentar

Embed Widget
x