Find and Follow Us

Jumat, 21 Juni 2019 | 04:07 WIB

Beleid BEI Perketat Perdagangan Papan Akselerasi

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 17 Mei 2019 | 13:45 WIB
Beleid BEI Perketat Perdagangan Papan Akselerasi
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah meramu peraturan perdagangan khusus untuk papan akselerasi. Untuk memastikan perdagangan di papan ketiga bursa yang mencerminkan fundamental saham.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono W Widodo mengatakan, pengaturan tersebut diharapkan untuk memberi kesempatan kepada investor untuk lebih memperkaya perdagangan di lantai bursa.

"Kami berharap pasar di papan akselerasi itu lebih kepada show case. Tidak diharapkan untuk aktif trading, Tapi untuk investor professional seperti private equity, Sehinga kita buat peraturan perdagangan yang lebih ketat," jelas dia di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Ia menjelaskan, salah satu yang akan membedakan perdagangan papan utama, papan pengembangan dengan papan akselerasi adalah besaran persentase penolakan penawaran jual beli atau auto rejection oleh system JATS (Jakarta Autometic Trading System). "Kita akan perkecil persentase auto rejection-nya," kata dia.

Hal itu, jelas dia, akan berdampak juga dengan pengaturan fraksi saham-nya. Meski demikian, Laksono enggan merinci lebih jauh seperti apa gambaran fraksi pada papan akselerasi. "Tentunya fraksi sahamnya juga berbeda. Kita sedang siapkan infrastrukturnya dan mudah-mudahan tahun depan dapat di implementasikan," kata dia.

Untuk diketahui, pada papan pengembangan dan utama fraksi harga Rp50 hingga Rp200 berlaku besaran auto rejection 35%. Sedangkan untuk fraksi harga Rp200 hingga Rp5.000 berlaku auto rejection 25%. Adapun fraksi harga saham di atas Rp5.000 berlaku auto rejection 40%.

Sementara untuk fraksi saham terdapat lima fraksi, yakni: harga saham kurang dari Rp200 berlaku fraksi Rp1, harga saham Rp200 hingga Rp500 berlaku fraksi Rp2, harga saham Rp500 hingga Rp2.000 berlaku fraksi Rp5, harga Rp2.000 hingga Rp5.000 berlaku fraksi Rp10 dan harga di atas Rp5.000 berlaku fraksi Rp25. [ipe]




Komentar

Embed Widget
x