Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 13:57 WIB

PT Arkadia Digital Cari Tambah Modal Segar

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 16 Mei 2019 | 11:01 WIB
PT Arkadia Digital Cari Tambah Modal Segar
(Foto: istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan saham baru maksimal 20,5 juta saham atau 6,31% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Perseroan berharap, para pemegang saham akan memberikan persetujuannya dalam RUPST pada Senin (24/6/2019). Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Kamis (16/5/2019).

Perseroan mempertimbangkan untuk memperkuat struktur modal. Sekaligus meningkatkan jumlah saham beredar sehingga dapat meningkatkan lokuitias perdagangan saham di BEI.

Dengan aksi ini maka perseroan akan mendapat tambahan struktur permodalan untuk pengembangan usaha. Demikian juga akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan.

Pada kuartal I 2019, total aset perusahaan sebesar Rp40,5 miliar dari periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp13,5 miliar. Untuk total liabilitas sebesar Rp2,5 miliar dari Rp2,7 miliar. Sedangkan total ekuitas menjadi Rp38,01 miliar dari Rp10,8 miliar.

PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) didirikan dengan nama PT Bukit Irama pada tanggal 06 Maret 2012 dan memulai kegiatan operasional secara komersial sejak tahun 2017.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Arkadia Digital Media Tbk, yaitu: Stephen K. Sulistyo (17,50%), Iwa Sukresno Karunia (17,50%), William Martaputra (8,08%) dan Suwarjono (5,38%).

Kegiatan bisnis DIGI adalah bergerak menjalankan usaha dibidang perdagangan, pembangunan, perindustrian, percetakan, multimedia melalui perangkat satelit dan perangkat telekomunikasi lainnya, jasa dan investasi. Kegiatan usaha utama DIGI adalah bergerak dalam bidang portal web dan konten multimedia melalui Entitas Anak.

Saat ini, GIDI memiliki 3 entitas anak yaitu PT Arkadia Media Nusantara yang memiliki usaha arcadia mobile, suara.com; PT Mata Media Nusantara (matamata.com, bolatimes.com, hitekno.com); dan PT Integra Archipelago Media (dewiku.com, mobimoto.com, guideku.com dan HiMedik.com).

Pada tanggal 10 September 2018, DIGI memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham DIGI (IPO) kepada masyarakat sebanyak 150.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp200 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 18 September 2018.

Pada pembukaan Kamis pagi, saham DIGI di Rp1.700 per saham.

Komentar

x