Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 14:00 WIB

Bursa Saham Asia Bergerak Variatif

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 15 Mei 2019 | 08:12 WIB
Bursa Saham Asia Bergerak Variatif

INILAHCOM, Tokyo - Bursa saham di Asia bervariasi dalam perdagangan Rabu pagi (15/5/2019) setelah penurunan awal pekan ini di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China.

Nikkei 225 di Jepang tergelincir 0,11% di awal perdagangan, karena saham indeks Fast Retailing turun 0,44%. Indeks Topix, di sisi lain, naik 0,1%.

Di Korea Selatan, Kospi turun 0,23% karena saham pembuat mobil Hyundai Motor turun 1,95%. Di Australia, ASX 200 naik 0,14% karena sebagian besar sektor diperdagangkan lebih tinggi.

Di depan data ekonomi hari ini, data produksi industri China untuk bulan April akan dirilis pukul 10:00 pagi HK / SIN.

Di pasar semalam di Amerika Serikat, saham melihat bouncing karena mereka pulih sebagian dari kerugian tajam Senin. Dow Jones Industrial Average naik 207,06 poin menjadi ditutup pada 25.532,05 - hari terbaik sejak 12 April.

S&P 500 menambahkan 0,8% untuk menyelesaikan hari perdagangan di 2.834,41, sementara Nasdaq Composite naik 1,1% menjadi ditutup pada 7.734,49.

Pada hari Senin, Dow dan S&P 500 turun masing-masing 617 poin dan 2,4%, kinerja terburuk mereka sejak awal Januari. Nasdaq turun 3,4%, kerugian satu hari terbesar di 2019.

Pergerakan itu terjadi setelah China mengumumkan pada hari Senin rencananya untuk menaikkan tarif impor AS senilai US$60 miliar, mulai 1 Juni. Langkah Beijing datang setelah Washington pekan lalu menaikkan tarif dari 10% menjadi 25% pada sebagian besar impor Tiongkok.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 97,534 setelah naik dari level di bawah 97,4 kemarin.

Yen Jepang diperdagangkan pada 109,61 melawan dolar setelah melemah dari level di bawah 109,5 pada sesi sebelumnya, sementara dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,6934 setelah diperdagangkan dalam kisaran antara $ 0,693 dan $ 0,696 kemarin seperti mengutip cnbc.com.

Harga minyak turun di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,69% menjadi US$70,75 per barel. Sedangkan berjangka minyak mentah AS turun 1,04% menjadi US$61,14 per barel.

Komentar

Embed Widget
x