Find and Follow Us

Jumat, 21 Juni 2019 | 04:31 WIB

Belum Setor Laporan, GIAA Terancam SP dari BEI

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 3 Mei 2019 | 16:01 WIB
Belum Setor Laporan, GIAA Terancam SP dari BEI

INILAHCOM, Jakarta - Manajemen PT Garuda Indonesia Tbk (Persero/GIAA) hingga saat ini, belum memberikan laporan tertulisnya terkait gaduh laporan keuangan.

Padahal, Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah melakukan hearing dengan pihak GIAA pada 30 April 2019. "Kemarin kita minta segera menyampaikan tapi mereka kan butuh waktu. Kita push terus, hari ini juga kita minta memberikan penjelasan," kata Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Pertemuan BEI dengan manajemen Garuda Indonesia dilakukan pada 30 April 2019 kemarin. Dalam pertemuan itu BEI 'menginterogasi' yang khususnya terkait transaksi Garuda Indonesia dengan PT Mahata Aero Teknologi (MAT) yang membuat laporan keuangan jadi kinclong.

"Intinya nature transaksi kita tanyakan perjanjian juga. Kita tanyakan itu agar menjadi backbone kita untuk menentukan nature transaksinya seperti apa," ujarnya.

BEI sendiri sudah mendapatkan jawaban secara lisan saat hearing kemarin. Namun manajemen Garuda Indonesia diminta langsung memberikan penjelasan terkait transaksi itu secara tertulis dan diumumkan melalui keterbukaan informasi.

Namun hingga hari ini belum ada penjelasan tertulis dari manajemen Garuda Indonesia atas kerjasama dengan Mahata di keterbukaan informasi. Manajemen Garuda pun berpotensi diberikan Surat Peringatan (SP) satu jika hari ini belum juga memberikan penjelasan.

"Secara substansi kan dia punya hak 3 hari kerja. Selasa, Kamis dan hari ini. Kalau tidak menjawab ya kita kenakan sanksi. Urutannya SP 1, kemudian SP 2 plus denda. Hari ini tidak menjawab kena SP 1," kata Nyoman. [ipe]



Komentar

x