Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 00:44 WIB

Trisula International Catat Penjualan Naik 11,23%

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 29 April 2019 | 11:19 WIB
Trisula International Catat Penjualan Naik 11,23%
(Foto: Inilahcom/Fadil Djailani)

INILAHCOM, Jakarta - PT Trisula International Tbk (TRIS) membukukan kenaikan penjualan sebesar 11,23% menjadi Rp860,68 miliar per 31 Desember 2018 dari periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp773,81 miliar.

Kenaikan pendapatan ini berdampak positif dalam mendorong pertumbuhan laba neto tahun berjalan sebesar 38,50% menjadi Rp19,67 miliar dari Rp14,20 miliar.

Direktur Utama TRIS, Santoso Widjojo mengatkan tahun lalu kondisi ekonomi baik global dan domestik menjadi tantangan yang begitu dinamis bagi perusahaan, meski begitu perseroan mampu mencatatkan kinerja yang positif.

"Di tengah perubahan pasar global dan domestik yang semakin dinamis, perseroan berhasil meningkatkan kinerjanya terutama dalam sektor industri garmen ekspor, dimana penjualan garmen ekspor meningkat," kata Santoso saat Public Expose TRIS di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (29/4/2019). Namun tidak menyebutkan perolehan laba bersih tahun 2018 lalu.

Santoso menjelaskan penjualan garmen untuk keperluan ekspor meningkat sebesar 12,9% menjadi Rp660,52 miliar, menyumbang 77% dari total pendapatan. Sedangkan penjualan domestik juga meningkat sebesar 5,9% menjadi Rp200,16 miliar.

Pencapaian perseroan di tahun 2018 mencakup pemenangan tender pekerjaan seragam untuk Changi Airport Group oleh Mido Uniforms Pte Ltd (anak perusahaan) di bulan Januari serta peluncuran lini produk baru, JOBB White Series di bulan April dan Jack Nicklaus female collection.

Di tahun 2019 perseroan menargetkan bisa meraih pendapatan sebesar Rp946,75 miliar atau naik 10% dari pencapaian tahun 2018. Selain itu, perseroan juga membidik laba bersih tumbuh hingga 15% pada tahun ini menjadi Rp22,62 miliar, dibandingkan pencapaian laba bersih tahun 2018 lalu.

PT Trisula International Tbk (sebelumnya PT Trisula Global Fashion) (TRIS) didirikan tanggal 13 Desember 2004 dengan nama PT Transindo Global Fashion dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 2005.

Pengendali utama TRIS adalah Dedie Suherlan dan Kiky Suherlan. Kedua pengendali ini mengendalikan TRIS melalui PT Trisula Insan Tiara dan PT Karya Dwimanunggal Sejahtera.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Trisula International Tbk, yaitu PT Trisula Insan Tiara (induk usaha) (40,17%), PT Karya Dwimanunggal Sejahtera (26,78%) dan Interventures Capital Pte Ltd (9,15%).

Kegiatan bisnis TRIS antara lain menjalankan usaha dalam bidang perdagangan pakaian jadi (garmen), industri garmen, industri tekstil serta usaha terkait lainnya. Trisula dan anak usahanya memproduksi pakaian jadi dan memiliki gerai penjualan (sales outlet) milik sendiri dan secara konsinyasi melalui kerja sama dengan retailer di beberapa pusat perbelanjaan yang tersebar di hampir seluruh kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan.

Produk-produk pakaian jadi dipasarkan dengan berbagai merek, antara lain: JOBB, Jack Nicklaus, UniAsia, Man Club, G2000, Hallmark dan BONDS. Selain itu, Trisula dan anak usahanya juga memproduksi pakaian jadi untuk merek-merek terkenal internasional yaitu Hush Puppies, Eminent, Mizuno, Dillards, Basic House, dan lainnya.

Komentar

Embed Widget
x