Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 13:44 WIB

Inilah Cara PT Urban Propertindo Konversi Utang

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 25 April 2019 | 11:03 WIB
Inilah Cara PT Urban Propertindo Konversi Utang
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) telah melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD pada 23 April 2019 sebanyak 28,46 juta saham.

Aksi korporasi tersebut dengan nilai nominal saham Rp100 per saham dengan harga pelaksanaan Rp2.320 per saham. Jadi jumlah sahat usai PMT HMETD menjadi 3,232 miliar saham. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Kamis (25/4/2019).

Perseroan menjelaskan pihak yang melaklukan penyetoran adalah Ibukota Development Ltd. Aksi korporasi ini untuk melakukan konversi utang menjadi saham sesuai perjanjian pinjaman konversi kedua pada 17 September 2018.

Kesepakatan tersebut terjadi antara perseroan dengan Ibukota Development Ltd dan PT Nusa Wijaya Propertindo sebagai pemberi pinjaman. Sedangkan sisanya untuk modal kerja yang mendukung pengembangan usaha perseroan ke depan.

Perseroan adalah untuk berusaha dalam bidang Konstruksi, Engineering, Procurement dan Construction("EPC"), Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Perkeretaapian, Usaha Pariwisata, Investasi dan/atau Pengelolaan Usaha Prasarana dan Sarana Dasar Infrastruktur, Perdagangan, Industri, Pengembangan Kawasan dan Real Estate dan Pengembang Properti serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perseroan untuk menghasilkan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai perseroan.

Saat ini, perseroan sedang menggarap empat proyek berkonsep TOD yang berada pada lintasan jaringan LRT Jabodetabek. Total nilai keempat proyek tersebut adalah sekitar Rp10,2 triliun selama kurang lebih lima tahun dan dua di antaranya merupakan Kerja sama Operasi (KSO) dengan PT Adhi Commuter Properti yaitu Gateway Park senilai Rp3,7 triliun dan Urban Signature Rp3,77 triliun.

Saham URBN bergerak ke Rp2.330 per saham dari pembukaan di Rp2.340 per saham.

Komentar

x