Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 01:16 WIB

Laba PT Pelat Timah Naik Jadi US$2,24 Juta

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 25 April 2019 | 09:07 WIB
Laba PT Pelat Timah Naik Jadi US$2,24 Juta
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) mencatat kenaikan laba bersih per 31 Maret 2019 menjadi US$2,24 juta dari periode yang sama 2018 sebesar US$90.384.

Perseroan mencatat kenaikan penjualan neto menjadi US$50,66 juta dari US$43,77 juta. Untuk Beban pokok penjualan menjadi US$44,77 juta dari US$40,65 juta. Jadi laba bruto menjadi US$5,88 juta dari US$3,1 juta.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Kamis (25/4/2019). Untuk beban administrasi menjadi US$1,25 juta dari US$1,22 juta. Untuk beban penjualan menjadi US$958.042 dari US$845.644. Untuk pendapatan lain-lain menjadi US$114.636 dari US$87.515.

Sedangkan untuk pendapatan keuangan menjadi US$30.492 dar US$63.965. Beban lan-lain menjadi US$1.065 dari US$816.Untuk biaya keuangan menjadi US$598.847 dari US$347.767. Sedangkan rugi kurs menjadi US$47.637 dari US$720.705.

Sementara untuk laba sebelum pajak menjadi US$3,28 juta dari US$208.328. Untuk beban pajak US$1,03 juta dari US$117.944. Sementara laba bersih perseroan menjadi US$2,24 juta dari US$90.384.

Sedangkan total aset perseroan menjadi US$137,75 juta dari US$147,77 juta. Sementara total liabilitas menjadi US$92,52 juta dari US$104,72 juta. Untuk total ekuitas menjadi US$45,23 juta dari US$43,05 juta.

PT Pelat Timah Nusantara Tbk (dikenal dengan nama PT Latinusa) (NIKL) didirikan tanggal 19 Agustus 1982 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1986.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Pelat Timah Nusantara Tbk, antara lain Nippon Steel & Sumitomo Metal Corp (pengendali) (35,00%), Mitsui & Co, Ltd (pengendali) (10,00%), Metal One Corporation (pengendali) (5,00%), Nippon Steel Sumikin Bussan (pengendali) (5,00%), Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) (20,10%) dan PT Baruna Inti Lestari (5,005%).

Kegiatan bisnis NIKL adalah bergerak dalam bidang industri baja lembaran lapis timah (tinplate) dengan proses electrolytic dan revamping. Produk utama Latinusa adalah menyediakan produk tinplate dalam bentuk gulungan (coil) dan lembaran (sheet and scroll).

Saham NIKL bergerak ke Rp2.650 per saham dari pembukaan di Rp2.440 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham NIKL di Rp4.900 per saham pada penutupan 28 September 2018. Sedangkan harga terendah di Rp1.810 per saham pada penutupan 5 September 2018.

Komentar

Embed Widget
x