Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 16:10 WIB

Harga Batu Bara Murah, Laba PTBA Jadi Rp1,1 T

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 24 April 2019 | 13:05 WIB
Harga Batu Bara Murah, Laba PTBA Jadi Rp1,1 T
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sepanjang kuartal I 2019 mencatatkan laba bersih Rp1,14 triliun atau lebih rendah dari periode yang sama tahun 2018 lalu sebesar Rp1,45 triliun.

Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin mengungkapkan penurunan laba bersih karena harga batubara di pasar dunia sedang turun. Tren ini berimbas pada kinerja keuangan perseroan.

"Ini merupakan refleksi dari penurunan harga jual karena menurunnya harga indeks batu bara di pasar," kata Arviyan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Lebih lanjut, Arviyan menjelaskan bahwa pendapatan usaha perseroan pada periode tersebut tercatat Rp5,43 triliun. Angka itu berasal dari penjualan batubara domestik 46%, penjualan batu bara ekspor sebesar 50%.

Sedangkan aktivitas lainnya 45% yang terdiri dari penjualan listrik, briket, minyak sawit mentah dan jasa kesehatan rumah sakit dan jasa kesehatan rumah sakit dan jasa sewa.

Dirinya mengakui, harga batu bara saat ini memang tak begitu baik, pasalnya jika dibandingkan periode tahun lalu harga batubara Rp887.883 per ton. Namun saat ini harga batu bara hanya Rp772.004 per ton. Inilah yang menyebabkan laba bersih perseroan ikut tergerus. "Harga jual rata-rata batubara turun 13%," katanya.

Sementara itu, untuk aset perseroan kuartal I tercatat Rp24,83 triliun dengan komposisi terbesar pada aset tetap 27% dan kas setara sebesar 25%. Kas setara yang dimiliki PTBA saat ini sebesar Rp6,26 triliun relatif sama saat 31 Desember 2018 sebesar Rp6,3 triliun.

Sementara itu, total liabilitas perseroan per 31 Maret 2019 sebesar Rp7,72 triliun yang 58% diantaranya merupakan liabilitas jangka pendek. Total liabilitas tersebut turun dibandingkan liabilitas per 31 Desember 2018. Hal ini disebabkan oleh penurunan utang jangka pendek perusahaan. [hid]

Komentar

Embed Widget
x