Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 13:43 WIB

Awas, Terjebak di Saham ABBA!

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 24 April 2019 | 08:17 WIB
Awas, Terjebak di Saham ABBA!
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) menjadi pusat perhatian lagi bagi para Investor Ritel beberapa pekan terakhir. Tren ini terlihat dari banyaknya investor ritel yang memborong saham ini menjelang dan usai Pilpres 17 April lalu.

"Jika kita pantau di berbagai forum saham, kita mendapati banyak investor ritel yang percaya kalau pasangan Jokowi Amin menang dalam Pilpres maka saham ABBA akan diterbangkan harganya," kata analis saham Argha J Karo Karo seperti mengutip dari creative.trader.com.

Kepercayaan bahwa saham ABBA akan terbang jika pasangan 01 menang dalam Pilpres memang sudah menyebar kemana-mana. "Menurut pengamatan kami beberapa minggu terakhir kami melihat mulai dari pakar saham, mahasiswa sampai Ibu Rumah semuanya terlihat sudah menelan bulat-bulat rumor ini."

Bagi yang belum mengerti apa hubungannya kemenangan pasangan 01 di Pilpres dengan diterbangkannya saham ABBA. Jadi sederhanya seperti ini, saat ini lebih dari 50% kepemilikan saham ABBA ini dimiliki oleh perusahaan bernama Beyond Media yang dimiliki hampir 100% oleh Erick Thohir. "Kita tahu Erick Thohir adalah ketua dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Maruf Amin," katanya.

Jadi logikanya adalah kalau Jokowi menang, artinya Erick Thohir berhasil menjalankan tugasnya dengan baik sebagai ketua TKN. Karena kemenangan itu saham ABBA akan terbang dengan sendirinya, dan semua investor ritel yang memahami logika tersebut akan mendapat kebahagiaan, keuntungan yang luar biasa besar.

"Kalau ceritanya hanya seperti itu, sebenarnya logika berpikir tersebut sangat-sangat lemah, bahkan hampir tidak masuk akal. Mengapa tidak masuk akal? Pertama saya akan jelaskan dulu dari sudut padang Fundamental, baru setelahnya kita bahas dari sisi Bandarmologinya."

Alasan Pertama, yang dikontrak Jokowi adalah Erick Thohir (ET) dan bukan Mahaka Media. Artinya meskipun Jokowi menang dan itu merupakan bukti keberhasilan ET, namun itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan PT Mahaka Media alias ABBA.

"Kalaupun ET akan mendapat bonus dari keberhasilannya tersebut, maka bonusnya akan masuk ke kantong ET, bukan kas ABBA. Jadi secara financial ABBA tidak akan mendapat apa-apa dari kemenangan Jokowi."

Kedua, Nama ET mencuat ke permukaan di tahun 2013 lalu ketika dia secara mengejutkan membeli Klub Sepak Bola Inter Milan dari tangan Presiden Klub sebelumnya yang Legendaris Massimo Morrati. Prestasi ET tidak berhenti di situ, di tahun 2015 beliau ditunjuk menjadi ketua panitia dari Asian Games 2018, karena kesibukannya mengurus Asian Games di tahun 2016 dia memutuskan untuk menjual kembali Inter Milan ke perusahaan investasi asal China. Dari sisi prestasi dan popularitas hampir tidak ada perubahan yang dialami oleh Inter Milan di masa kepemimpinan ET.

"Kita semua tahu tahun 2018 lalu Asian Games berhasil dilaksanakan dengan sukses besar baik dari sisi prestasi dan pelaksanaanya yang mengundang pujian dari seluruh dunia."

Kesuksesan menjadi ketua Panitia Asian Games itulah yang menjadi alasan mengapa adik dari Garibaldi Thohir ini akhirnya dipilih menjadi ketua TKN di bulan September 2018 lalu.

"Namun terlepas dari berbagai kesuksesan tersebut kita justru bisa mengambil kesimpulan bahwa dalam 5 tahun terakhir ET sangat sibuk, dan mungkin kesibukannya tersebut membuat dia lupa kalau dia punya perusahaan bernama Mahaka Media."

Jadi sangat aneh jika kita secara tiba-tiba mengkaitkan kinerja dan masa depan ABBA saat ini dengan kesuksesan Erick Thohir 5 tahun terakhir.

Komentar

Embed Widget
x