Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 13:39 WIB

Barito Pacific Alami Laba Turun jadi US$242,06 Jt

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 24 April 2019 | 01:05 WIB
Barito Pacific Alami Laba Turun jadi US$242,06 Jt
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat penurunan laba bersih menjadi US$242,06 juta per 31 Desember 2018 dari US$374,97 juta pada peride yang sama tahun 2017.

Perseroan membukukan pendapatan menjadi US$3,075 miliar dari US$2,8 miliar. Untuk beban pokok pendapatan menjadi US$2,2 miliar dari US$1,9 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (23/4/2019).

Jadi laba kotor menjadi US$805,43 juta dari US$878,82 juta. Untuk laba sebelum pajak menjadi US$455,8 juta dari US$590,62 juta. Jadi laba bersih turun menjadi US$242,06 juta dari US$374,97 juta.

Sementara untuk total aset perseroan naik menjadi US$7,04 miliar dari US$6,8 miliar. Sementara untuk total liabilitas menjadi US$4,3 miliar dari US$4,1 miliar. Sedangkan untuk total ekuitas menjadi US$2,7 miliar dari S$2,6 miliar.

Barito Pacific Tbk (dahulu PT Barito Pacific Timber Tbk) (BRPT) didirikan 04 April 1979 dengan nama PT Bumi Raya Pura Mas Kalimatan dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1983.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Barito Pacific Tbk, yaitu: Prajogo Pangestu, dengan persentase kepemilikan sebesar 69,21%. Untuk saham publik sebesar 20,3%.

Kegiatan usaha BRPT bergerak dalam bidang kehutanan, perkebunan, pertambangan, industri, properti, perdagangan, energi terbarukan dan transportasi. Saat ini, BRPT dan anak usahanya berusaha di bidang kehutanan, petrokimia, properti, perkebunan dan sedang mengembangkan sejumlah lini usaha tambang dan energi ke dalam sebuah perusahaan sumber daya yang terdiversifikasi.

Produk-produk dan jasa yang dihasilkan anak usaha Barito Pacific meliputi bahan baku industri plastik di sektor hilir (etilena, propilena, py-gas, serta mixed C4), komoditas perkebunan (kelapa sawit, serta produk turunannya), kayu olahan (particle board), penyewaan gedung (perkantoran dan perhotelan), dan lain sebagainya.

Barito Pacific memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia, yakni Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).

Komentar

x