Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 13:41 WIB

Inilah Pemicu Bursa Asia Berakhir Variatif

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 23 April 2019 | 17:01 WIB
Inilah Pemicu Bursa Asia Berakhir Variatif
(Istimewa)

INILAHCOM, Tokyo - Investor bursa Asia bergulat dengan lonjakan harga minyak baru-baru ini setelah AS mengumumkan bahwa sanksi keringanannya terhadap minyak Iran akan berakhir pada awal Mei. Jadi indeks saham di Asia bervariasi pada hari Selasa (23/4/2019).

Nikkei 225 di Jepang pulih dari penurunan sebelumnya menjadi ditutup 0,19% lebih tinggi pada 22.259,74 karena saham indeks kelas berat Softbank Group naik 0,31%. Indeks Topix juga menyelesaikan hari perdagangannya naik 0,27% di 1,622,97.

Indeks Kospi di bursa Korea Selatan menambahkan 0,17% menjadi berakhir pada 2.220,51, dengan industri kelas berat Samsung Electronics tergelincir 0,33% setelah perusahaan mengatakan akan menunda peluncuran smartphone yang dapat dilipat seperti mengutip cnbc.com.

Saham China Daratan mengalami penurunan berturut-turut pada hari kedua, dengan komposit Shanghai tergelincir 0,51% menjadi sekitar 3.198,59. Untuk komponen Shenzhen turun sekitar 0,97% menjadi sekitar 10.124,66. Komposit Shenzhen juga turun 1,316% menjadi sekitar 1.728,86.

Saham-saham di daratan juga turun di sesi Senin setelah laporan South China Morning Post bahwa Beijing bisa fokus kembali pada reformasi struktural daripada menawarkan langkah-langkah stimulus. Ini setelah mengklaim pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari perkiraan pada kuartal pertama.

Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong turun sekitar 0,2%, pada jam terakhir perdagangan pada hari Selasa, dengan saham China Construction Bank yang terdaftar di Hong Kong turun lebih dari 0,8%.

Indeks ASX 200 di bursa Australia, yang ditutup pada hari Senin untuk liburan, naik 0,95% pada hari itu menjadi 6.319,40 karena hampir semua sektor naik. Subindex energi naik 2,54% karena saham perusahaan minyak naik di tengah lonjakan harga minyak mentah baru-baru ini. Santos naik 3,05%, Woodside Petroleum naik 2,55% dan Beach Energy melonjak 4,21%.

Keuntungan serupa terlihat di tempat lain di seluruh wilayah di sektor minyak, dengan Inpex Jepang naik 2,78% dan Fuji Oil menambahkan 1,15%, sementara SK Innovation Korea Selatan naik 1,84%.

Komentar

x