Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 14:35 WIB

Bursa Asia di Jalur Penguatan

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 22 April 2019 | 07:21 WIB
Bursa Asia di Jalur Penguatan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Tokyo - Bursa saham di Asia ditetapkan untuk melihat kenaikan pada Senin pagi (21/4/2019), sementara pasar di Australia dan Hong Kong ditutup untuk liburan Senin Paskah.

Futures menunjuk ke pembukaan yang lebih tinggi untuk Nikkei 225 di Jepang. Kontrak berjangka Nikkei di Chicago berada di 22.280, dibandingkan dengan penutupan indeks terakhir pada 22.200,56, seperti mengutip cnbc.com.

Mantan Ketua Nissan Motor, Carlos Ghosn diperkirakan akan didakwa atas tuduhan tambahan pelanggaran kepercayaan yang diperparah pada hari Senin ketika periode penahanannya saat ini berakhir, Reuters melaporkan mengutip penyiar publik Jepang NHK.

Ghosn ditangkap untuk keempat kalinya bulan ini karena dicurigai dia mencoba memperkaya dirinya sendiri dengan biaya Nissan, hingga US$5 juta. Dia juga menunggu persidangan atas tuduhan pelanggaran keuangan lainnya dan pelanggaran kepercayaan yang diperparah.

Saham di Amerika Serikat pekan lalu ditutup lebih tinggi di belakang data penjualan ritel dan pendapatan perusahaan yang lebih baik dari perkiraan.

Penjualan ritel di AS naik 1,6 persen bulan lalu, kenaikan terkuat sejak September 2017. Ekonom yang disurvei oleh Refinitiv memperkirakan kenaikan 0,9 persen.

Sementara itu, ibu kota Libya, Tripoli dilanda serangkaian serangan udara dan ledakan selama akhir pekan.

Negara itu, eksportir utama dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, telah dilanda konflik sejak jatuhnya diktator Muammar Qaddafi pada tahun 2011. Negara itu dikirim ke dalam konflik baru dalam beberapa pekan terakhir setelah pemimpin militer timurnya memerintahkan pasukannya untuk pindah di ibukota tempat pemerintah yang diakui PBB duduk.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 97,344 setelah menyentuh posisi terendah di bawah 96,9 minggu lalu.

Yen Jepang diperdagangkan pada 111,89 setelah menyentuh posisi terendah di atas 112,0 pada minggu sebelumnya. Sementara dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,7150 setelah melihat tertinggi di sekitar US$0,720 pekan lalu.

Komentar

Embed Widget
x