Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 22:18 WIB

Lepas 28,08% Saham, Ini Niat CPRI Gunakan Dana IPO

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 11 April 2019 | 10:11 WIB
Lepas 28,08% Saham, Ini Niat CPRI Gunakan Dana IPO
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Capri Nusa Satu Properti Tbk yang baru mencatatkan sahamnya dengan kode CPRI akan menggunakan dana segera dari pasar modal untuk menyelesaikan proyek convention center dan perkantoran.


Selain itu, untuk pembangunanresort and spa berstandar internasional di Nusa Penida, Bali. Komposisi pemanfaatan dana IPO mencakup 50% untuk proyek resor, sebesar 40% untuk proyek perkantoran, 10% untuk modal kerja.

CPRI menjadi pendatang baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (11/4/2019) pagi. Perusahaan properti asal ibu kota ini, merupakan emiten ke-9 yang tercatat di BEI pada tahun 2019 ini.
Ketika dicatatkan saham CPRI langsung menguat 25 poin atau 20% dari harga penawaran awal Rp125 menjadi Rp150 per saham.

CPRI mencatatkan sahamnya dengan porsi kepemilikan publik sebanyak
683.375.000 (enam ratus delapan puluh tiga juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu) saham atau sebesar 28,08% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Capri Nusa menunjuk UOB Kay Hian selaku penjamin emisi pelaksana efek. Harga penawaran umum (Initial Public Offering/ IPO) CPRI sebesar Rp125 per lembar saham.

"Kami berterimakasih atas kepercayaan seluruh pemegang saham yang telah berpartisipasi dengan berinvestasi di saham CPRI. Momen ini merupakan awal perjalanan Capri Nusa untuk melangkah sebagai perusahaan publik yang accountable, transparan dan bertanggungjawab kepada seluruh investor, masyarakat dan seluruh stakeholder terkait," kata Jansen Surbakti, Direktur Utama CPRI di Gedung BEI Jakarta.

Komentar

Embed Widget
x