Find and Follow Us

Jumat, 21 Juni 2019 | 05:06 WIB

Pendapatan TOWR Naik Tipis Jadi 5,8 Triliun

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 3 April 2019 | 10:05 WIB
Pendapatan TOWR Naik Tipis Jadi 5,8 Triliun
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mencatat laba bersih naik tipis menjadi Rp2,2 triliun per 31 Desember 2018 dari Rp2,1 triliun pada periode yang sama tahun 2017.

Untuk pendapatan naik tipis menjadi Rp5,8 triliun dari Rp5,3 triliun. Sedangkan depresiasi dan amortisasi menjadi Rp1,1 triliun dari Rp894,88 miliar. Beban pokok pendapatan lainnya menjadi Rp427,5 miliar dari Rp277,41 miliar.

Sedangan beban pokol pendaptan menjadi Rp1,54 triloiun dari Rp1,1 triliun. Jadi laba bruto menjadi Rp4,3 triliun dari Rp4,1 triliun. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (2/4/2019).

Untuk beban penjualan menjadi Rp109,27 miliar dari Rp80,4 miliar. Beban administrasi menjadi Rp399,25 miliar dari Rp376,4 miliar. sedangkan beban usaha lainnya menjadi Rp27,3 miliar dari Rp286,5 miliar. Jadi laba usaha menjadi Rp3,7 triliun dari Rp3,4 triliun.

Sementara penghasilan keuangan menjadi Rp42,3 miliar dari Rp90,8 miliar. Biaya keuangan menjadi Rp872,27 miliar dari Rp687,3 miliar.

Untuk itu laba sebelum pajak menjadi Rp2,9 triliun dari Rp2,8 triliun. Untuk beban pajak menjadi Rp728,07 miliar dari Rp702,82 miliar. Jadi laba bersih naik tipis menjadi Rp2,2 triliun dari Rp2,1 triliun.

Perseroan mencatat kenaikan total aset menjadi Rp22,9 triliun dari Rp18,7 triliun. Untuk total liabilitas menjadi Rp14,9 triliun dari Rp11,6 triliun. Sedangkan jumlah ekuitas menjadi Rp8,03 triliun dari Rp7,1 triliun.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) didirikan tanggal 2 Juni 2008 dan memulai operasional secara komersial pada tanggal 2 Juni 2008.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Sarana Menara Nusantara Tbk, yakni PT Sapta Adhikari Investama (pengendali) (32,72%). Untuk pemegang saham publik sebesar 49,8%.

Saham PT Sapta Adhikari Investama dimiliki oleh PT Tricipta Mandhala Gumilang sebesar 51% dan PT Caturguwiratna Sumapala sebesar 49%.

Ruang lingkup usaha TOWR adalah berusaha dalam bidang jasa kecuali jasa di bidang hukum dan pajak dan melakukan investasi pada perusahaan lain. Bidang usaha utama TOWR dan Anak Usaha adalah penyewaan menara dan pemancar.

Saat ini, investasi utama Sarana Menara Nusantara Tbk adalah kepemilikan 99,999% atas saham yang beredar dari PT Profesional Telekomunikasi Indonesia ("Protelindo"), sehingga sebagian besar kegiatan usaha TOWR dijalankan oleh Protelindo.

Komentar

x