Find and Follow Us

Rabu, 24 Juli 2019 | 12:18 WIB

Denda Menanti

OJK: PT Tiga Pilar Salah Bikin Laporan Keuangan

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 28 Maret 2019 | 12:01 WIB
OJK: PT Tiga Pilar Salah Bikin Laporan Keuangan
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen - (Foto: Inilahcom/M Fadil Djailani)

INILAHCOM, Jakarta - Salah dalam memberikan laporan keuangan membuat PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) bakal terancam denda dari otoritas pasar modal.

Kesalahan terjadi ketika AISA pada tahun 2017 salah dalam menyajikan laporan keuangan hal tersebut dibuktikan dari hasil audit yang dilakukan Kantor Akuntan Publik yang berafiliasi dengan Ernst & Young dalam laporan auditnya menemukan kelebihan pengakuan atau overstatement piutang, persedian dan aset tetap Grup TPSF sebesar Rp4 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen mengaku tengah mempelajari hasil audit investagasi tersebut, sebelum mengambil tindakan yang tepat untuk dikenakan kepada emiten dan manajemen AISA penyusun laporan keuangan tersebut.

"Kami akan klarifikasi kepada emitenya, " Kata Hoesen di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Namun, Hoesen mengaku jika temuan tersebut melanggar peraturan Transaksi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu maka dapat dikenakan sanksi. "Ya, kita lihat saja dulu," kata dia.

Untuk diketahui, dalam beleid itu tepatnya ketentuan penutup point C dinyatakan " Dengan tidak mengurangi berlakunya ketentuan pidana di bidang pasar modal, OJK berwenang mengenakan sanksi setiap pelanggaran ketentuan peraturan ini, termasuk kepada pihak yang menyebabkan terjadi pelanggaran tersebut.

Sementara ditempat yang sama, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, telah memetakan dan menyiapkan pertanyaan kepada manajemen AISA dan akan melakukan dengan pendapat pada tanggal 29 Maret 2019.

"Kita akan klarifikasi kepada manajemen AISA, terkait overstatment dan pemamfaatan aset-aset perusahaan karena terkait transaksi afiliasi, kata dia.

Dalam kesempatan itu, kata dia, bursa akan mendengar penjelasan manajemen AISA terkait rencana atas temuan tersebut. "Misalnya, pasti pertama melakukan mediasi sebelum upaya hukum," kata dia.

Dalam kesempatan ini, Nyoman juga mengatakan bahwa laporan keuangan tahun 2017 AISA salah saji sehingga dapat dikenakan denda kepada manajemen. "Betul, tapi kita klarifikasi dulu kepada manajemennya," kata dia. [hid]

Komentar

Embed Widget
x