Find and Follow Us

Selasa, 21 Mei 2019 | 05:57 WIB

Resesi AS Gerus IHSG, Bos BEI Tenang-tenang Saja

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 25 Maret 2019 | 19:00 WIB
Resesi AS Gerus IHSG, Bos BEI Tenang-tenang Saja
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djayadi - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung jatuh 1,1% ke 6.452,66 dari pembukaan di 6.473,85 pada awal perdagangan Senin (25/3/2019). Apakah ini pertanda buruk bagi sektor keuangan di atanah air?

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djayadi menganggap pelemehan indeks di pagi ini merupakan hal yang biasa saja.
"Ini kan hanya sementara, biasa naik turun. Ini masih oke," kata Inarno saat ditemui di Gedung BEI Jakarta, Senin (25/3/2019).

Menurut dia anjloknya IHSG karena imbas dari tanda-tanda resesi di Amerika Serikat (AS). Tanda itu muncul dari pasar obligasi pemerintah AS atau US Treasury.

Pergerakan indeks seiring dengan 75 saham menguat, 245 saham melemah dan 110 saham belum berubah. Perdagangan sebanyak 83.989 kali transaksi.

Perdagangan mengalami net foreign sell sebesar Rp93,25 miliar. Penjualan investor asing mencapai Rp273,6 miliar. Untuk pembelian investor asing mencapai Rp180,34 miliar. Indeks Q45 turun 1,3%, indeks IDX30 turun 1,3%, indeks JII turun 1,5%, indeks ISSI berkurang 1,2%, indeks SMInfra18 turun 1,7%.

Semua sektor saham mengalami kejatuhan. Pelemahan terdalam terjadi pada saham sektor aneka industri yang turun 1,6% diikuti saham sektor properti yang turun 1,2%. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x