Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 21:50 WIB

SMF Terbitkan Obligasi PUB IV Tahap VIII Rp2,51 T

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 25 Maret 2019 | 11:23 WIB
SMF Terbitkan Obligasi PUB IV Tahap VIII Rp2,51 T
(Foto: Inilahcom/M Fadil Djailani)

INILAHCOM, Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menerbitkan obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan atau PUB IV tahap VIII Tahun 2019, senilai Rp2,51 triliun, di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (25/3/2019).

Penerbitan obligasi ini merupakan lanjutan dari target Rp12 triliun dana yang bakal dihimpun perseroan.

Direktur Utama PT SMF, Ananta Wiyogo mengatakan dengan rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), maka obligasi perseroan banyak diminati investor. "Obligasi ini ada dua seri, yaitu Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp522 miliar dan tingkat bunga tetap sebesar 7,75%, berjangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi," kata Ananta di Gedung BEI, Jakarta.

"Kemudian Seri B sebesar Rp1,989 triliun, dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,45% berjangka waktu tiga tahun," tambahnya.

Ananta mengaku bahwa minat investor untuk berivestasi pada surat utang SMF cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dengan adanya kelebihan permintaan atau oversubscribe.

Dia menjelaskan, minat investor yang masuk pada saat book building untuk obligasi PUB IV tahap VIII ini bahkan melebihi target, dengan totalnya yang mencapai angka Rp3 triliun.

"Tapi itu semua kami sesuaikan dengan kebutuhan dana kami saat ini, yaitu sebesar Rp2,5 triliun," ujarnya.

Diketahui, obligasi tersebut telah memenuhi kriteria instrumen bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.36/POJK.05/2016, Tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1/POJK.05/2016, Tentang Investasi Surat Berharga Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank.

Dana yang diperoleh dari obligasi ini, rencananya akan digunakan untuk memberikan pinjaman kepada penyalur Kredit Pemilikan Rumah atau KPR/refinancing, dalam rangka melaksanakan peran SMF sebagai Special Mission Vehicle (SMV). Hal ini merupakan bentuk komitmen dari SMF sebagai penyedia likuiditas jangka menengah panjang bagi KPR. [hid]

Komentar

Embed Widget
x