Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Maret 2019 | 18:56 WIB

IHSG Bergerak Fluktuatif di Awal Sesi

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 14 Maret 2019 | 09:27 WIB

Berita Terkait

IHSG Bergerak Fluktuatif di Awal Sesi
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - IHSG langsung bergerak fluktuatif dengan berbalik arah setelah menyentuh level 6.386,03 dari pembukaan di 6.374,91. Saat ini indeks cenderung positif 0,006% di 6.377,96 pada awal perdagangan Kamis (14/3/2019).

Volume perdagangan baru mencapai 1,3 miliar saham senilai Rp767,03 miliar. Indeks seiring dengan 158 saham menguat, 93 saham melemah dan 132 saham belum mengalami perubahan.

Perdagangan masih mengalami net foreign sell mencapai Rp344,39 miliar. Dengan penjualan investor asing mencapai Rp1,07 triliun. Untuk pembelian investor asing mencapai Rp735,55 miliar.


Saham unggulan di indeks LQ45 baik 0,1%, indeks IDX30 menambahkan 0,1%, indeks ISSI cenderung naik 0,07%, indeks JII maju 0,1% dan indeks SMInfra18 naik 0,5%.

Penguatan tertinggi terjadi pada saham sektor aneka industri yang naik 1,1% diikuti saham sektor industri dasar yang naik 0,4%. Untuk pelemehan terdalam terjadi pada saham sektor perkebunan yang turun 0,5% disusul saham sektor konsumer 0,2%.

Menurut analis saham Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, secara teknikal IHSG bergerak menguat seakan rebound pada level support 6350. Candlestick membentuk pola piercing line dengan potensi menguji resistance MA50 dan MA20. Indikator Stochastic yang berada pada area oversold berpeluang golden-cross dengan RSI yang bullish reversal momentum meninggalkan area jenuh jual.

"Sehingga diperkirakan IHSG melanjutkan penguatannya dengan support resistance 6.350-6.427," seperti mengutip dari hasil risetnya.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya LSIP, AALI, CPIN, JPFA, MAIN, BRPT, INDF, UNVR, BBTN, BNGA, PGAS, JSMR, PTBA, ADRO, MEDC, MNCN.


Saham yang menguat seperti saham WIIM naik 11,5% ke Rp308, saham SIMA naik 6,09% ke Rp418, saham IKAI naik 3,06% ke Rp202, saham FREN naik 3,03% ke Rp340.

Saham yang melemah seperti saham LRNA turun 8,04% ke Rp103, saham JPFA melemah 5,4% ke Rp2.270, saham DEAL turun 2,6% ke Rp1.115.

Saham yang masuk dalam net foreign buy seperti saham BMRI mencapai Rp11,9 miliar di harga Rp6.825, saham BBRI sebesar Rp83 miliar di harga RP3.810, saham WTON sebesar Rp2,25 miliar di harga Rp575.

Untuk saham yang masuk salam net foreign sell seperti saham BBCA sebesar Rp43,8 miliar di harga Rp27.275, saham TLKM mencapai RP78 miliar di harga Rp3.720, saham UNTR sebesar Rp7,05 miliar di harga Rp26.100, saham ASII sebesar Rp6,2 miliar di harga Rp7.200.

Komentar

x