Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Maret 2019 | 18:43 WIB

PT Gowa Tourism Alami Laba Turun Jadi Rp61,9 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 13 Maret 2019 | 15:11 WIB

Berita Terkait

PT Gowa Tourism Alami Laba Turun Jadi Rp61,9 M
PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp61,9 miliar per 31 Desember 2018 dari periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp67,6 miliar.

Meskipun perseroan mengalami kenaikan tipis pendapatan sebesar 7% menjadi Rp253,8 miliar dari Rp237,3 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (13/3/2019).

Pendapatan tersebut berasal dari penjualan rumah hunian dan rumah toko menjadi Rp223,7 miliar atau naik 22,3% dari Rp183 miliar. Sedangkan pendapatan dari kawasan wisata dan pengelolaan perkotaan mengalmai peningkatan sebesar 38% menjadi Rp21,8 miliar dari Rp15,9 miliar.

Perseroan masih memikul beban dengan meningkatnya beban keuangan neto dan distribusi kerugian yang diderita dari kegiatan anak usaha PT Tribuana Jaya Raya.

Para pemegang saham menyetujui untuk pembagian dividen sebesar Rp2,03 miliar atau setara dengan Rp20 per saham.

PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) didirikan tanggal 14 Mei 1991 dengan nama PT Gowa Makassar Tourism Development Corporation dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tanggal 21 Juni 1997.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Gowa Makassar Tourism Development Tbk, antara lain: PT Makassar Permata Sulawesi (32,50%), Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan (13,00%), Pemerintah Kab. Gowa (6,50%), Pemerintah Kota Makassar (6,50%) dan Yayasan Partisipasi Pembangunan Sulawesi Selatan (6,50%).

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menjadi induk usaha tidak langsung dari GMTD. LPKR menguasai 4,92% saham GMTD secara langsung dan menguasai 52,36% saham GMTD secara tidak langsung (termasuk 32,50% saham GMTD yang dimiliki PT Makassar Permata Sulawesi).

Kegiatan bisnis GMTD terutama bergerak dalam bidang pengembangan real estate dan urban development, serta menjalankan usaha dalam bidang jasa termasuk pembangunan perumahan, apartemen, kondominium, hotel, kawasan pariwisata, dan pusat-pusat komersial lainnya, serta pembangunan sarana rekreasi dan sarana penunjang lainnya.

Proyek real estate dan property yang dikembangkan GMTD berlokasi di Kawasan Pariwisata Tanjung Bunga, Makassar dan kawasan terpadu St. Moritz Makassar yang berlokasi di Panakkukang, pusat kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Saham GMTD Rabu pagi dibuka di Rp17.700 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham GMTD di Rp18.000 per saham pada penutupan 7 Januari 2019. Sedangkan harga terendah di Rp12.000 per saham pada penutupan Rp12 Maret 2018.

Komentar

x