Find and Follow Us

Minggu, 19 Mei 2019 | 19:21 WIB

Laba PT Nusa Raya Cipta Turun Jadi Rp117,9 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 8 Maret 2019 | 01:01 WIB
Laba PT Nusa Raya Cipta Turun Jadi Rp117,9 M
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) mengalami penurunan laba menjadi Rp117,96 miliar per 31 Desember 2018 dari Rp153,44 miliar pada periode yang sama tahun 2017.

Untuk pendapatan pada periode ini menjadi Rp2,4 triliun darp Rp2,1 triliun. Sedangkan beban pokok pendapatan menjadi Rp2,2 triliun dari Rp1,9 triliun. Jadi laba bruto menjadi Rp251,12 miliar dari Rp214,8 miliar.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (6/3/2019). Sementara beban administsai mencapai Rp125,7 miliar dari Rp119,2 miliar. Beban lainnya Rp3,7 miliar dari Rp511,3 juta. Untuk pendapatan lainnya menjadi Rp41,9 miliar dari Rp122,9 miliar.

Jadi laba usaha menjadi Rp163,6 miliar dari Rp218,13 miliar. Sedangkan laba sebelum pajak menjadi Rp119,8 miliar ari Rp177,93 miliar. Untuk beban pajak menjadi Rp1,8 miliar ari Rp24,4 miliar. Jadi laba bersih menjadi RP117,9 dari Rp153,44 miliar.

Untuk total aset perseroan menjadi Rp2,25 triliun dari Rp2,34 triliun. Sedangkan total liabilitas menjadi Rp,04 triliun dari Rp1,13 triliun.

PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) didirikan tanggal 17 September 1975 dan memulai kegiatan komersial pada tahun 1975.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Nusa Raya Cipta Tbk, antara lain: Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) (induk usaha) (60,16%) dan Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) (6,97%).

NRCA adalah emiten yang berusaha dalam bidang pembangunan, perindustrian perdagangan, jasa, perbengkelan dan pengangkutan. Kegiatan usaha NRCA terutama berusaha dalam bidang infrastruktur dan jasa konstruksi untuk pemborongan bangunan sipil konstruksi beton bertulang.

Bisnis baja dan kayu, pembangunan jalan, jalan tol dan jembatan, pelabuhan, irigasi dan lain-lain, baik untuk pemerintah maupun swasta, termasuk pula merencanakan dan mengawasi atau memberikan nasehat-nasehat dalam pembangunan tersebut.

Saat ini, sebagian besar proyek NRCA adalah pekerjaan bangunan komersial, bangunan industrial, dan pekerjaan infrastruktur, khususnya infrastruktur jalan (jalan tol dan kawasan industri).

Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, saham NRCA berakhir di Rp428 per saham dari pembukaan di Rp432 per saham. Untuk harga tertinggi saham NRCA i Rp478 per saham pada penutupan 2 Mei 2018. Untuk harga terendah di Rp350 per saham pada penutupan 3 Juli 2018.

Komentar

x