Find and Follow Us

Selasa, 21 Mei 2019 | 06:17 WIB

Target 75 Emiten, BEI Baru Koleksi 13 Pipeline IPO

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 28 Februari 2019 | 13:35 WIB
Target 75 Emiten, BEI Baru Koleksi 13 Pipeline IPO
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna - (Foto: Inilahcom/M Fadil Djailani)

INILAHCOM, Jakarta - Hingga akhir Februari 2019, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) baru mengantongi 13 calon emiten di pipeline Initial Public Offering (IPO). Tahun ini targetnya 75 emiten baru.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, manajemen BEI terus bekerja keras dan menerapkan strategi jemput bola. Agar semakin banyak perusahaan yang tertarik untuk melantai di bursa. "Yang lain lagi kita tunggu karena harus prepare documents dan kita juga sedang jemput bola," kata Nyoman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Dari data yang diberikan Nyoman, 13 calon emiten yang sudah masuk pipeline BEI, memiliki bidang bisnis yang beragam. Berikut daftarnya;

1. PT DMS Propertindo Indonesia Tbk.
2. PT Meta Epsi Tbk.
3. PT Capri Nusa Satu Properti Tbk
4. PT Menteng Heritage Realty Tbk
5. PT Arkha Jayanti Persada Tbk
6. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk
7. PT Jasnita Telekomindo Tbk
8. PT Bliss Properti Indonesia Tbk
9. PT Yomari Eksis Serentak Tbk
10. PT Bali Bintang Sejahtera Tbk
11. PT Fuji Finance Indonesia Tbk
12. PT Hotel Fitra International Tbk
13. PT Surya Fajar Capital Tbk

Sementara data terakhir perusahaan yang sudah mencatatkan di BEI sebanyak 6 perusahaan. Berikut daftarnya;

1. PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD)
2. PT Pollux Investasi Internasional Tbk (POLI)
3. PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF)
4. PT Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO)
5. PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY)
6. PT Armada Berjaya Trans Tbk (Jaya)

Sementara pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memproyeksikan, akan lebih banyak perusahaan yang melantai di pasar modal Indonesia pada tahun ini.
Diperkirakan akan ada 75 hingga 100 emiten baru yang bakal melakukan penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO).

Meski di landa keoptimisan, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djayadi mengaku pusing dengan target yang diamanahkan OJK kepada BEI. "75 saja sudah pusing," kata Inarno sambil tepuk jidat di Gedung BEI, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Meski begitu, dirinya optimistis bahwa target tersebut bakal tercapai dengan bantuan seluruh stakehoklder. "Kita kan bekerja tidak sendiri. Yah Insha Allah, target tersebut tercapai," katanya. [ipe]




Komentar

Embed Widget
x