Find and Follow Us

Sabtu, 21 September 2019 | 20:55 WIB

Ketemu Manajemen BEI, Bali United Serius IPO

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Selasa, 26 Februari 2019 | 14:28 WIB
Ketemu Manajemen BEI, Bali United Serius IPO
PT Bali Bintang Sejahtera - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bali Bintang Sejahtera, pemilik klub Bali United ternyata serius untuk mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan skema Initial Public Offering (IPO).

Bos besar Bali United pimpinan Yabes Tanuri dan Pieter Tanuri bersama Penjamin Pelaksana Emisi Efek dari PT Kresna Sekuritas dan PT Buana Sekuritas sudah bertemu dengan manajemen BEI pada hari ini, Selasa (26/2/2019).

Pertemuan yang dimulai sejak pukul 10:30 sampai 12:30 tersebut, dilakukan secara tertutup.

Usai pertemuan CEO Bali United Yabes Tanuri masih malu-malu dan merahasiakan hasil pertemuan tersebut, semisal seperti target dana hasil IPO. "Untuk soal itu kami belum bisa katakan, nanti kita bicarakan dengan Buana dan Kresna, berapa angka yang terbaik," kata Yabes di Gedung BEI Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Yabes juga tak bisa memastikan kapan waktu Bali United ini akan go-public, mengingat kata dia ada sejumlah faktor yang harus dipikirkan oleh manajemen.

"Kita melihat dari target kita, waktu yang tepat dari ekonomi, waktu pertandingan tentunya kita cari waktu yang tepat," katanya.

Namun yang pasti, kata Yabes, kedatangan dia bersama dengan rombongan yang lain pada hari ini, hanya berdiskusi-diskusi saja dan memberikan sejumlah dokumen yang dibutuhkan dalam proses IPO.

Simak: Inilah Makna Bila Klub Bola Masuk Bursa

Sebelumnya Direktur Utama PT Kresna Sekuritas, Octavianus Budiyanto selaku penjamin pelaksana emisi efek mengatakan, nilai saham yang bakal dilepas Bali United kepada publik setara dengan 33% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. "Nilai penggalangan dananya bisa mencapai Rp100 miliar lebih, kita usahakan," kata dia.

Jika rencana tersebut berjalan lancar, kata dia, maka Bali United akan menjadi klub sepakbola kedua di Asia yang IPO. "Yang pertama dari China, setelah IPO bisa mengalahkan kapitalisasi pasar Menchester United," jelas dia.

Adapunkinerja keuangan Bali United, klub sepakbola asal Pulau Dewata itu mencatatkan aset senilai Rp108 miliar.[jat]

Komentar

x