Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 20:45 WIB

Pemilu Turunkan Minat Pilih Obligasi

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 22 Februari 2019 | 14:35 WIB
Pemilu Turunkan Minat Pilih Obligasi
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Keuangan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) Rachmat Kaimuddin mengungkapkan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan di gelar pada 17 April 2019 ternyata cukup mengganggu pasar obligasi.

"Jadi bayangan kita pasar obligasi harusnya kondusif, tapi karena 2019 tahun politik mungkin investor ada wait and see," kata Rachmat saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Maka dari itu kata Rachmat, perseroan berencana untuk menerbitkan surat utang dalam bentuk obligasi, tapi setelah Pemilu April mendatang.

Tak tanggung-tanggung BBKP tengah mempersipakan penerbitan obligasi dengan target dana Rp1 triliun hingga Rp2 trililun.

"Penerbitan surat berharga berbasis aset atau efek berbasis aset mungkin di kuartal III-IV. Kita lihat dulu kondisi setelah 17 April. Kisaran Rp1-2 triliunan, kita lagi pertimbangan tentunya kita lihat kondisi pasar," katanya. [hid]

Komentar

Embed Widget
x