Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Maret 2019 | 19:14 WIB

Laba PT Bali Towerindo Turun Jadi Rp50,3 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 22 Februari 2019 | 09:03 WIB

Berita Terkait

Laba PT Bali Towerindo Turun Jadi Rp50,3 M
PT Bali Towerindo - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) mengalami penurunan laba bersih per 31 Desember 2018 menjadi Rp50,3 miliar dari Rp61,5 miliar pada periode yang sama tahun 2017.

Padahal pendapatan usaha perseroan meningkat menjadi Rp464,17 miliar dari Rp320,06 miliar. Untuk beban pokok pendapatan menjadi Rp192,25 miliar dari Rp119,3 miliar. Jadi laba bruto naik menjadi Rp271,9 miliar dari Rp200,7 miliar.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (22/2/2019). Untuk beban usaha menjadi Rp55,9 miliar dari Rp42,5 miliar. Laba usaha perseroan naik menjadi Rp216,02 miliar dari Rp158,23 miliar.

Sedangkan beban keuangan menjadi Rp149,9 miliar dari Rp113,07 miliar. Pendapatan lain-lain menjadi Rp2,8 miliar dari Rp10,09 miliar. Sedangkan beban lain-lain menjadi Rp5,3 miliar dari Rp2,6 miliar.

Laba sebelum pajak menjadi Rp63,5 miliar dari Rp52,6 miliar. Sedangkan beban pajak sebesar Rp13,2 miliar dari manfaat pajak Rp8,9 miliar. Laba bersih menjadi Rp50,3 miliar dari Rp61,5 miliar.

Untuk total aset perseroan menjadi Rp3,4 triliun dari Rp2,4 triliun. Sedangkan total liabilitas menjadi Rp1,7 triliun dari Rp1,2 triliun.

PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) (Balitower) didirikan tanggal 06 Juli 2006 dan memulai kegiatan komersial pada bulan Juli 2008.

Pemegang saham PT Bali Towerindo Sentra Tbk adalah PT Kharisma Cipta Towerindo (induk usaha), dengan persentase kepemilikan sebesar 70,14%. Untuk pemegang saham publik sebesar 29,87%.

Ruang lingkup kegiatan bisnis Balitower adalah bergerak dalam bidang jasa telekomunikasi. Kegiatan usaha utama Balitower adalah pengelolaan dan penyewaan bangunan menara atau menara telekomunikasi serta sarana telekomunikasi langsung maupun melalui anak usaha, dengan lokasi menara tersebar di Propinsi Bali.

Saham BALI pada penutupan Kamis kemarin di Rp895 per saham sebagai harga terendah dalam setahun terakhir. Sementara harga tertinggi saham BALI di Rp1.715 per saham pada penutupan 17 Oktober 2018.

Komentar

x