Find and Follow Us

Jumat, 21 Juni 2019 | 05:21 WIB

Tahun Politik, Kinerja WOM Finance Tetap Kinclong

Rabu, 20 Februari 2019 | 19:40 WIB
Tahun Politik, Kinerja WOM Finance Tetap Kinclong
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Tahun 2018 yang disebut tahun politik, kinerja keuangan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) cukup menggembirakan. Pendapatan tumbuh 21% menjadi Rp2,6 triliun ketimbang 2017 sebesar Rp2,2 triliun.

"Sepanjang 2018 kinerja perusahaan mengalami pertumbuhan yang cukup baik dan pada tahun 2019 juga tetap optimistis, sekalipun pada tahun ini ada agenda politik berupa pemilihan presiden dan wakil presiden," kata Direktur Keuangan WOM Finance Zacharia Susantadiredja kepada pers di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Membaiknya kondisi perusahaan juga menjadikan total aset mengalami peningkatan sebesar 14 persen menjadi Rp8,8 triliun dibanding tahun sebelumnya senilai Rp7,7 triliun.

Dikatakan, strategi bisnis yang berjalan telah memberikan dampak positif pada peningkatan kinerja keuangan, mengingat sepanjang 2018, perseroan berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp215 miliar, meningkat 19% dari Rp181 miliar di 2017.

Selama 2018, total pembiayaan perusahaan mencapai 473 ribu unit, masih didominasi produk kendaraan sepeda motor baru, sebanyak 222 ribu unit. Sedangkan untuk pembiayaan multiguna jasa MotorKu dan MobilKu masing-masing 203 ribu dan 17 ribu unit.

Sumber dana yang didapat selama 2018 mencapai Rp7,1 triliun, tumbuh 15% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 6,1 triliun. Komposisi sumber dana meliputi pinjaman bank sebesar Rp4,6 triliun atau 65% dan pinjaman obligasi sebesar Rp2,5 triliun atau setara 35%.

Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar mengatakan, perseroan menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk terus meningkatkan pertumbuhan usaha sepanjang 2018.

Termasuk memperluas jaringan dengan membuka sembilan kantor jaringan yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

Perseroan, kata Djaja, juga telah menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen. "Dengan kerja sama tersebut, Perseroan akan lebih mudah dan lebih akurat dalam mengakses data untuk mempercepat standar layanan," katanya. [tar]

Komentar

x