Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 21:35 WIB

Harga Sawit Anjlok, Kinerja AALI Tetap Oke di 2018

Sabtu, 16 Februari 2019 | 04:19 WIB
Harga Sawit Anjlok, Kinerja AALI Tetap Oke di 2018
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Meski pada 2018 harga minyak sawit mengalami penurunan hingga 12%, PT Astra Agro Lestari Tbk (Asta Agro) mampu menorehkan kinerja positif.

"Pada tahun 2018, Astra Agro mampu memproduksi tandan buah segar (TBS) sebesar 5,7 juta ton. Atau naik sebesar 10,2% dibandingkan 2017. Produksi CPO Astra Agro pada 2018 meningkat 18,5% dibandingkan 2017," kata CEO Astra Agro Santosa dalam Talk to The CEO 2019 di Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/2/2019).

Dijelaskan Santosa, saat ini, industri sawit bersandi emiten AALI ini, mengelola 285.024 hektar kebun sawit yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Dari luasan tersebut, AALI mengelola 218,409 hektar kebun inti, ditambah 66.615 hektar kebun plasma.

Selain mengelola inti dan plasma, Astra Agro juga mengelola kebun kemitraan. "Tercatat, Astra Agro memproduksi CPO sebesar 1,9 juta ton pada 2018 sedangkan pada 2017 Astra Agro memproduksi 1,6 juta ton. Produksi kernel juga mengalami peningkatan yakni sebesar 18% dibandingkan 2017. Pada 2018, produksi kernel sebesar 420.900 ton sedangkan pada tahun sebelumnya produksi kernel sebesar 356.600 ton," ujarnya.

Di sektor hilir, lanjut Santosa, Astra Agro mampu memproduksi 327.600 ton olein pada 2018. Atau meningkat 16,1% ketimbang 2017 sebesar 282.200 ton. Palm Kernel Oil mengalami penurunan sebesar 38,2% ketimbang 2017.

Selain itu, trading CPO juga memberikan prestasi yang menggembirakan yaitu naik 4 kali lipat dari 83.000 ton pada 2017, menjadi 375.000 ton pada 2018. Begitupula dengan bisnis peternakan sapi menunjukkan hasil yang memuaskan, yaitu dari 1.300 ekor pada 2017, berlipat menjadi 10.061 ekor pada 2018. "Ini merupakan komitmen kami dalam mendukung program ketahanan pangan yang digagas pemerintah," paparnya.

Selain operasional, lanjut Santosa, Astra Agro juga melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan CSR. Menguatkan diri sebagai perusahaan yang sejahtera bersama bangsa (Prosper with The Nation), Astra Agro mengembangkan 4 Pilar CSR yakni Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan.

Informasi saja, pada 2018 bertepatan dengan HUT ke- 30, Astra Agro telah melakukan kegiatan berbagai kegiatan. Di bidang ekonomi, Astra Agro melakukan pembinaan petai kelapa sawit di 248 desa, memberikan bantuan 23.564 bibit kelapa sawit, pembiayaan saprotan sebesar Rp12,04 miliar, budidaya ikan di 18 lokasi, serta penanaman pohon bernilai ekonomis sebanyal 3.214 pohon.

Di bidang pendidikan, Astra Agro melakukan pembinaan 268 Posyandu Eksternal, memberikan Beasiswa di 222 desa sekitar perusahaan, mengelola 22 taman bacaan, mengelola 21 sanggar seni dan budaya, pelatihan 2.925 guru, menyumbang 21.810 buku perpustakaan, hingga mengajar sebanyak 1.522 jam dengan program Astra Agro Mengajar.

Di bidang Kesehatan, Astra Agro menggelat Donor Darah sebesar 2.422 kantong darah, dan imuisasi 2.889 anak, serta sunatan massal sebanyak 1.792 anak. Terakhir, atau pilar keempat di bidang lingkungan, Astra Agro melakukan penanaman 94.495 mangrove dan 19.425 pohon langka, serta menganugrahkan 29 orang duta konservasi. [tar]

Komentar

x