Find and Follow Us

Kamis, 25 April 2019 | 05:23 WIB

Laba Taspen Anjlok 62%

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Kamis, 14 Februari 2019 | 17:21 WIB
Laba Taspen Anjlok 62%
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kinerja PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) di tahun ini boleh dibilang tak terlalu menggembirakan, pasalnya perusahaan BUMN yang mengelola dana pensiun bagi PNS ini mencatatkan penurunan laba yang cukup tajam sebesar 62%.

Direktur Keuangan Taspen, Helmi Imam Satriyono mengatakan sepanjang tahun 2018 laba bersih Taspen yang bisa dihasilkan hanya mencapai Rp271,55 miliar angka ini turun 62% jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp721,73%.

"Laba bersih setelah pajak Taspen tahun 2018 sebesar Rp271,55 miliar," kata Helmi usai Public Expose Taspen di Kantornya, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Helmi menambahkan penurunan laba bersih perseroan dikarenakan kondisi pasar global dan pasar modal yang tertekan kondisi ekonomi global.

"Kita tahu sepanjang tahun lalu kondisi market tidak terlalu menggembirakan, bagaimana investasi kami di pasar modal, juga terpengaruh," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Taspen, Iqbal Latanro menyampaikan penurunan laba karena kondisi indeks di pasar modal yang tidak begitu baik pada tahun 2018.

Iqbal menjelaskan, tidak tumbuhnya laba Taspen pada 2018 salah satunya disebabkan oleh tingginya ketidakpastian pada perekonomian global yang berdampak ke perekonomian nasional. Kondisi tersebut menyebabkan pasar modal Indonesia menjadi sangat volatil, sehingga hasil investasi Taspen jauh dari target yang diharapkan.

"Di dalam portofolio investasi Taspen ada instrumen investasi yang available for sale (AFS). Instrumen ini kena mark to market. Ada instrumen investasi yang hold to maturity. Itu tidak kena mark to market. Dengan kondisi indeks seperti ini, tentu nilainya turun," kata Iqbal.[jat]

Komentar

x