Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 09:48 WIB

Wall Street Berpotensi Alami Penguatan

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 11 Februari 2019 | 20:07 WIB
Wall Street Berpotensi Alami Penguatan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS naik pada hari Senin (11/2/2019) di tengah meningkatnya harapan China dan AS akan mencapai kesepakatan perdagangan untuk mengakhiri perang tarif yang sedang berlangsung.

Pada sekitar 8:05 ET, berjangka Dow Jones Industrial Average naik 106 poin, menunjukkan kenaikan 104,67 poin pada pembukaan. Futures pada S&P 500 dan Nasdaq 100 juga naik.

Axios melaporkan pada hari Minggu, mengutip dua pejabat administrasi, bahwa penasihat Presiden Donald Trump telah secara informal membahas mengadakan pertemuan puncak dengan Presiden China, Xi Jinping bulan depan di Mar-a-Lago, klub pribadi Trump di Florida.

Pertemuan ini dapat berlangsung secepat pertengahan Maret, kata laporan itu. Namun, para pejabat yang dikutip dalam cerita itu menambahkan bahwa belum ada yang ditetapkan.

Laporan itu muncul setelah Trump mengatakan pekan lalu bahwa pertemuan antara dia dan Xi sebelum batas waktu awal Maret. Jika kesepakatan perdagangan tidak tercapai sebelum batas waktu, tarif tambahan AS untuk barang-barang Tiongkok akan berlaku.

Namun tenggat waktu itu bisa dipindahkan, kata seorang pejabat Gedung Putih kepada CNBC pekan lalu.

Pejabat AS dan Tiongkok akan melanjutkan pembicaraan perdagangan pekan ini dengan fokus pada kekayaan intelektual. "Amerika Serikat adalah produsen hebat teknologi, dan inovasi, serta pengetahuan, dan rahasia dagang. Dan kita harus beroperasi di lingkungan tempat hal-hal itu dilindungi," kata Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer pekan lalu, seperti mengutip cnbc.com.

Negosiasi perdagangan terjadi di tengah melambatnya data ekonomi dari Tiongkok. Menghabiskan pertumbuhan di tahun baru China di bulan jatuh ke level terendah sejak 2005. Bulan lalu, pemerintah China mengungkapkan ekonomi negara itu tumbuh pada laju paling lambat dalam 28 tahun.

Ada juga fokus yang berkembang pada kemungkinan penutupan pemerintah kedua, mengingat bahwa Demokrat dan Republik tetap berselisih mengenai kebijakan perbatasan. Presiden Donald Trump mentweet akhir pekan ini, "Saya benar-benar percaya mereka (Demokrat) menginginkan penutupan."

Saham Tesla naik lebih dari 2 persen di premarket setelah seorang analis di Canaccord Genuity memutakhirkannya untuk membeli dari pasar. Analis juga menaikkan target harganya menjadi US$450 per saham dari US$330, menyiratkan kenaikan 47 persen selama 12 bulan ke depan.

Komentar

Embed Widget
x